Pemerintah Harus Jelaskan Molornya Jadwal RUU PA
Jumat, 24 Mar 2006 11:42 WIB
Jakarta - Komitmen baru dengan GAM dan Aceh Monitoring Mission (AMM) tidak diperlukan menyusul pembahasan RUU Pemerintahan Aceh (PA) yang molor dari jadwal yang ditetapkan, yakni 31 Maret 2006."Nggak perlu ada komitmen baru. Teman GAM yang diajak bicara sudah nggak apa-apa. Paling pemerintah cuma perlu memberikan penjelasan ke publik. Kalau pansus sudah menjelaskan kemarin," kata Ketua Pansus RUU PA Ferry Mursyidan Baldan.Hal ini disampaikan dia sebelum sidang paripurna penutupan masa sidang III 2005-2006 di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Jumat (24/3/2005).Tokoh GAM Tengku Kamaruzzaman meminta pemerintah melakukan komitmen baru dengan GAM dan AMM.Ferry juga mengaku tidak mendapat tekanan dari pihak mana pun mengenai kemoloran pembahasan RUU PA."Tidak ada karena kami juga sudah ngomong dengan ulama dan masyarakat.Pokoknya kita tidak memperlambat atau mengulur waktu," ujar politisi Golkar ini.Menurut dia, RUU PA masuk prioritas DPR. "Wong masa reses saja kita tetap bekerja. Mana ada pansus yang lain bisa seperti itu," cetusnya.
(aan/)











































