Niat Nolong Ibu-Anak Turun Bus, Wartawan Dipukul Polisi

Niat Nolong Ibu-Anak Turun Bus, Wartawan Dipukul Polisi

- detikNews
Jumat, 24 Mar 2006 11:26 WIB
Jakarta - Berbaik hati di ibukota memang sulit. Kadang kala malah dapat sial. Niatnya sih mau menolong seorang ibu dan anaknya yang hendak turun dari bus kota. Eh, seorang wartawan justru dipukul pengendara motor. Yang mukul polisi pula!Begini ceritanya, Jumat (24/3/2006) pukul 09.00 WIB, BM seorang wartawan dari sebuah harian sore ibukota di kawasan Jl Dewi Sartika, Cawang, Jakarta Timur, hendak meliput di Gedung DPR, Senayan.Singkat cerita, naiklah BM ke bus PPD nomor 46 jurusan Kampung Rambutan-Grogol yang dijejali penumpang, penuh sesak, menuju Gedung DPR. Begitu mendekati Gedung DPR, BM siap-siap turun.Namun, karena di pintu bus penuh penumpang yang berdiri, BM kesulitan turun, apalagi di belakangnya ada seorang ibu dan anaknya yang juga mau turun.Muncul niat untuk menolong ibu dan anak itu. BM mengambil inisiatif untuk turun sambil mengangkat tangan untuk meminta para pengendara motor yang terus melaju kencang di sisi kiri bus. Sementara bus berjalan pelan.Begitu kaki kanannya menginjak aspal, ada pengendara motor yang memaksakan kendaraannya masuk di sela-sela bus dan trotoar."Padahal saya sudah mengangkat tangan untuk meminta berhenti sejenak, karena ada ibu-ibu dan anaknya yang mau turun, apalagi jaraknya kan masih dua meteran. Eh, dia tetap menerobos melaju motornya dengan kencang," cerita BM kepada detikcom.BM refleks naik bus lagi, tapi sial, tangan yang sebelumnya digunakan untuk meminta motor itu berhenti, justru mengenai kepala pengendara motor tersebut. Pengendara motor itu langsung buka helm dan turun dari motor.BM langsung meminta maaf dan mengatakan tidak sengaja tangannya mengenai kepala orang itu. Bukannya reda emosinya, justru orang itu langsung memukul BM. Mendapat perlakuan itu, BM menangkis sambil mengatakan, "Maaf saya tidak sengaja, sudah," ujarnya.Orang itu lalu membuka jaketnya sehingga... terlihatlah busana yang dikenakannya: seragam polisi!. Lalu Pak Polisi itu kembali memukul BM. Sambil berusaha menangkis BM menjerit, "Sudah, Anda polisi. Mau ngapain lagi?"Melihat kejadian itu, sejumlah satpam dan polisi yang menjaga pintu utama Gedung DPR turun tangan memisahkannya. Akhirnya, reda juga emosi polisi arogan itu, bogem mentah ke tubuh BM pun tak ada lagi. Fiuhhh... (zal/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait