Viral Satpol PP Diserang Pria Berhelm Saat Razia PKL di Siantar Sumut

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikNews
Senin, 19 Jul 2021 14:43 WIB
Screenshot video viral pria berhelm serang Satpol PP Pematangsiantar (dok. Instagram)
Foto: Screenshot video viral pria berhelm serang Satpol PP Pematangsiantar (dok. Instagram)
Pematangsiantar -

Sebuah video yang menunjukkan petugas Satpol PP Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara (Sumut), diduga diserang orang tak dikenal viral di media sosial. Satpol PP disebut diserang saat menertibkan pedagang kaki lima (PKL).

Dilihat detikcom, Senin (19/7/2021), dalam video viral itu terlihat sebuah mobil milik Satpol PP Pematangsiantar. Terdengar ada makian yang dikeluarkan kepada petugas yang sedang melakukan razia.

Selain itu, tampak seorang pria tiba-tiba turun dari sepeda motor dan mendatangi mobil Satpol PP. Pria yang menggunakan helm itu terlihat menyerang petugas yang ada di dalam mobil.

Pria itu juga tampak merusak kaca spion mobil. Warga yang berada di lokasi terlihat melerai keributan itu. Mobil dinas Satpol PP yang sempat dirusak itu kemudian tancap gas meninggalkan lokasi.

Gerobak pikul milik pedagang cilok yang diamankan kemudian terjatuh saat mobil Satpol PP tancap gas. Peristiwa itu disebut terjadi di Lapangan Merdeka, Pematangsiantar, Minggu (18/7).

Kabid Trantib Satpol PP Pematangsiantar, Mangaraja Nababan, membenarkan peristiwa itu. Dia mengatakan peristiwa tersebut berawal saat petugas mendapatkan perlawanan oleh pedagang ketika melakukan razia PKL di Lapangan Merdeka Kota Pematangsiantar.

"Mereka keberatan saat diimbau petugas praja wanita yang bertugas di lokasi agar tidak berjualan di Lapangan Merdeka. Sehingga terjadi pemakian kepada petugas," ucap Mangaraja.

"Tidak boleh berjualan di situ karena memang diatur di Perda kita nomor 16 Tahun 1989 tentang nama dan fungsi Lapangan Merdeka," imbuhnya.

Saat terjadi keributan, kata Raja, ada seorang pria yang bukan pedagang tiba-tiba mendatangi petugas. Pria itu disebut melakukan penyerangan kepada petugas yang melakukan razia.

"Mau jalan mobilnya, terjatuh ciloknya. Karena ada orang, yang nggak tahu kita maksudnya, melakukan perusakan terhadap spion. Bukan pedagang yang ini, orang luar," tuturnya.

Mangaraja mengatakan dirinya sedang berkoordinasi dengan atasannya terkait perusakan mobil. Dia menyebut para PKL yang sempat terjaring razia mendapat pembinaan.

"Sudah kita panggil ke Mako, sudah kita bina semua tadi," jelasnya.

Lihat jug video 'Keluh Kesah Penjual Mainan Pasar Gembrong di Massa PPKM Darurat':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)