Kronologi Kebakaran di Kantor BPOM Jakarta Pusat

Tim detikcom - detikNews
Senin, 19 Jul 2021 00:32 WIB
Jakarta -

Api melalap salah satu bangunan di Kantor BPOM Jakarta Pusat. Dugaan sementara penyebab kebakaran akibat korsleting listrik.

"Dugaan penyebab korsleting listrik," kata Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Kasudin Gulkarmat ) Jakarta Pusat Asril Rizal, dalam keterangannya, Minggu (18/7/2021).

Kebakaran itu sudah berhasil dipadamkan. Sebanyak 17 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, termasuk 75 personel yang berjibaku memadamkan api.

Proses pemadaman api di Kantor BPOM Jakarta.Proses pemadaman api di Kantor BPOM Jakarta. (Foto: Dok. Damkar Jakarta Pusat)

Berikut kronologinya:

Pukul 21.31 WIB

Petugas pemadam kebakaran sektor Johar Baru, Jakarta Pusat menerima laporan adanya kebakaran di Kantor BPOM yang beralamat di Jalan Percetakan Negara, Johar Baru, Johar Baru, Jakarta Pusat.

Damkar Johar Baru awal mula mengerahkan empat unit mobil pemadam kebakaran. Petugas tiba di lokasi pukul 21.35 WIB.

Pukul 22.50 WIB

Situasi kebakaran mulai kuning per pukul 22.17 WIB. Saat itu 17 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api.

"17 Unit. Api sudah dapat dikuasai," ujar Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Kasudin Gulkarmat ) Jakarta Pusat Asril Rizal, dalam keterangannya, Minggu (18/7/2021).

Per pukul 22.17, petugas masih mengurai asap di gedung yang terbakar.

"Dilanjut proses penguraian asap," ujar Asril.

Proses pemadaman api di Kantor BPOM Jakarta.Proses pemadaman api di Kantor BPOM Jakarta. (Foto: Dok. Damkar Jakarta Pusat)

Kemudian pukul 22.50 WIB api mulai dilokalisir. Api juga sudah dapat dikuasai yang kemudian dilanjut dengan proses penguraian asap oleh petugas.

Pukul 23.00 WIB

Api bisa dipadamkan setelah satu setengah jam penanganan. Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Kasudin Gulkarmat ) Jakarta Pusat Asril Rizal menerangkan proses pendinginan dilakukan mulai pukul 23.00 WIB.

"Ya (padam)," ujar Asril.

Asril mengatakan objek yang terbakar merupakan gedung permanen. Belum diketahui lebih rinci soal penggunaan gedung tersebut.

detikcom sudah menghubungi pihak BPOM untuk mengetahui gedung yang terbakar, namun belum ada respons. Asril mengatakan dugaan sementara kebakaran akibat korsleting listrik.

Dia menuturkan awal kebakaran terjadi saat petugas melakukan perbaikan panel dan sempat timbul ledakan.

"Sedang ada perbaikan Panel di Lorong F Timur dan F Barat. Namun ketika menaikkan MCB timbul ledakan. Petugas keamanan BPOM ingin melakukan pemadaman, karena asap yang ditimbulkan pekat petugas kewalahan melakukan pemadaman," ujar Asril.

(idn/idn)