RUU Molor, RI Perlu Respons Usul GAM Lakukan Pertemuan Ulang

RUU Molor, RI Perlu Respons Usul GAM Lakukan Pertemuan Ulang

- detikNews
Jumat, 24 Mar 2006 09:28 WIB
Jakarta - Molornya pembahasan RUU Pemerintahan Aceh (PA) berbuntut panjang. Sebagai dampak itu, Pihak GAM meminta kepada pemerintah Indonesia untuk melakukan pertemuan ulang guna membahas molornya RUU PA.Dan supaya menjaga perdamaian yang sudah diciptakan, pemerintah diminta untuk menyambut permintaan GAM tersebut. "Ya saya pikir kalau itu permintaan GAM, RI perlu juga menanggapi permintaan itu. Tapi sejauh dalam batasan normal," kata Pemerhati Aceh dari UI Rahmat Salam, ketika dihubungi detikcom Jumat (24/3/2006).Menurut Rahmat, pemerintah dalam pertemuan itu juga harus mengupayakan penjelasan mengapa pembahasan RUU PA molor. "Ini supaya jelas. Dan tidak ada prasangka," imbuh Rahmat.Namun demikian Rahmat, menyatakan ketidaksetujuannya apabila pertemuan itu melibatkan pihak asing dalam hal ini Aceh Monitoring Mission (AMM)."Sejak awal kita tidak setuju dengan keterlibatan asing. Apa Indonesia sudah tidak punya tokoh lagi," tanya Rahmat.Rahmat juga mengingatkan jika dilakukan pertemuan ulang antara GAM dan RI supaya dilakukan di Indonesia. "Jangan di luar negeri. Kita sama-sama duduk dalam satu meja," papar Rahmat.Tak lupa Rahmat pun meminta dalam pembahasan RUU PA itu dimasukkan rencana pemekaran Aceh menjadi empat provinsi. Empat provinsi itu ialah Aceh Leuser Antara, Aceh Barat Selatan Atas (Abas) dan Provinsi Samudera Pasir Raya dan Nangroe Aceh Darussalam (NAD).Sebelumnya mantan Panglima GAM Kamaruzzaman meminta komitmen baru antara GAM, RI dan AMM yang dilakukan dalam pertemuan ulang bersama. Pertemuan ini diantaranya membahas mengenai molornya RUU PA. (ahm/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads