Drajad: Soal Hak Angket Cepu, Kami Kehilangan Momentum
Jumat, 24 Mar 2006 08:44 WIB
Jakarta - Seperti halnya nasib hak-hak angket sebelumnya yang diusulkan oleh DPR, banyak pihak menilai kalau hak angket kepada pemerintah soal blok Cepu pun akan mengalami nasib yang sama, gagal !.Bahkan salah seorang pengusul hak angket mensinyalir, setelah pertemuan digelar antara pimpinan parpol dan fraksi dengan Presiden, para anggota DPR pengusul hak angket kini menjadi melempem."Sebenarnya bukan melempem, tapi karena momentum tidak berada dipihak kita. Besok (Jumat), penutupan masa sidang dan kita akan reses hingga Mei," kata anggota DPR dari FPAN yang juga salah seorang pengusul hak angket Drajad Wibowo saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (23/3/3006).Dia menyatakan keberhasilan hak angket ini memang sangat berat, ditingkatfraksi hanya FPDIP saja yang benar-benar kuat dan selama pemerintahan SBY-JK usul hak angket yang diajukan DPR secara fakta belum pernah berhasil."Saya realistis ini lebih berat dari hak angket beras, tapi tetap kita akan berusaha lebih keras. Kita akan menjaga momentum, mengatur strategi perjuangan, konsistensi, stamina dan kesiapan menerima kekalahan," ungkapnya.Ketika ditanyakan, apakah pertemuan para pimpinan parpol dan fraksi dan Presiden mempengaruhi sikap para anggota DPR pengusul hak angket, Drajad mengakui, mau tidak mau pertemuan itu membawa implikasi terhadap para pengusul hak angket."Pasti ada pengaruhnya, pasti ada. Tapi tidak ada tekanan terhadap saya. Partai masih memberi kebebasan pada saya meski berbeda pandangan dengan ketua umum," ujarnya.Secara prosedur, Drajad menegaskan pengajuan usul hak angket yang diajukan telah sesuai dengan tata tertib, namun kata akhir tetap berada pada keputusan partai karena pada rapat paripurna nanti voting yang dilakukan merupakan urusan partai."Paling tidak dipihak kita teman-teman tidak patah arang sebelum layar berkembang. Kita akan berusaha keras, entah berhasil atau tidak dengan kondisi bila momentumnya semakin melemah," tuturnya.Seperti diketahui, sebanyak 62 anggota fraksi-fraksi di DPR telahmenandatangani pengajuan usul hak angket, terkait penunjukkan ExxonMobilsebagai lead operator Blok Cepu. Beberapa fraksi tersebut yakni, FPDIP,FPAN, FPKS, FPKB DAN FPPP.Tindakan pengajuan usul hak angket tersebut segera direspons pemerintahdengan memanggil pimpinan parpol dan fraksi. Pertemuan digelar pada 21Maret, pukul 20.00 WIB di Wisma Negara, Komplek Kepresidenan. Pertemuanini dihadiri 5 pimpinan partai dan 3 pimpinan fraksi di DPR. Hanya FPDIPyang tidak menghadiri pertemuan ini.
(ahm/)











































