Jokowi Minta Paket Obat Gratis Ditambah karena di Apotek Mulai Langka

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 18 Jul 2021 09:10 WIB
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut jumlah paket obat gratis untuk rakyat saat ini masih kurang. Dia meminta agar obat gratis untuk rakyat ditambah hingga lebih 2 kali lipat jumlahnya.

"Dalam hal ini pemberian obat-obatan gratis, obat, vitamin, suplemen gratis pada rakyat, ini sangat diapresiasi, tapi jumlahnya sangat-sangat kurang. Tadi malam saya ke kampung hampir semuanya senang dan minta obat itu," kata Jokowi dalam konferensi pers, Sabtu (17/7/2021).

Dia membeberkan bahwa rencana pembagian paket obat gratis akan dilakukan dalam dua tahap. Menurutnya, tiap tahap akan dibagikan 300 ribu paket obat gratis untuk masyarakat.

Karena jumlah itu dirasa masih kurang, Jokowi pun ingin ada penambahan jumlah. Dia meminta Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyiapkan anggarannya.

"Saya minta Bu Menkeu disiapkan paling tidak di atas 2 juta paket, kan nggak mahal. Dua juta kali 63 ribu kalau paket pertama, kalau paket kedua 200 ribu saya kira bukan anggaran yang gedelah," ucapnya.

Jokowi yakin, dengan adanya pembagian paket obat gratis, rakyat akan senang. Sebab, jika masyarakat mencari sendiri ke apotek, obat-obatan itu mulai sulit dicari.

"Tapi rakyat merasa tenang karena memiliki barangnya. Karena sekarang ini banyak ke apotek, lari ke (Pasar) Pramuka barangnya juga nggak ada," pungkasnya.

(fas/imk)