Wamenkes: Kebutuhan Oksigen Naik 5 Kali Lipat Belakangan Ini

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 17 Jul 2021 19:53 WIB
Komisi IX DPR gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono. Rapat tersebut membahas antisipasi lonjakan kasus COVID-19.
Wamenkes Dante Saksono (Rengga Sencaya/detikcom)
Jakarta -

Pandemi COVID-19 belum selesai, Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono menyatakan kebutuhan oksigen untuk pasien COVID-19 naik berlipat ganda.

"Kebutuhan oksigen harian sebelumnya mencapai sekitar 400 ton per hari. Dengan adanya peningkatan secara eksponensial pada kasus-kasus COVID belakangan ini, kebutuhan oksigennya menjadi lima kali lipat," kata Dante dalam konferensi pers evaluasi pelaksanaan PPKM darurat yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (17/7/2021).

Antisipasi dari Kemenkes, oksigen yang semula digunakan untuk penggunaan industri dialokasikan untuk kebutuhan medis. Kini 90 persen oksigen sudah dialokasikan untuk kebutuhan medis.

Pendistribusian oksigen dikoordinasikan dengan satgas-satgas COVID-19 di berbagai provinsi. Distribusi dilakukan juga berdasarkan input data lewat situs sirs.kemkes.go.id. Dante mengimbau agar rumah sakit melaporkan kondisi ketersediaan oksigen ke portal Kementerian Kesehatan itu, supaya suplai oksigen bisa lebih baik.

"Sirs online oksigen ini adalah format digital yang digunakan untuk memprediksi berapa kebutuhan oksigen untuk tiap rumah sakit sehingga kita bisa melakukan distribusi maksimal dan terencana," kata Dante.

Selanjutnya, Kemenkes akan menambah 20 ribu sampai 30 ribu konsentrator oksigen. Dengan jumlah sebanyak itu, oksigen yang bisa disuplai adalah sebanyak 600 ton oksigen per hari.

"(Satu unit) oxygen concentrator ini bisa menyulplai 10 liter oksigen per menit untuk kebutuhan tempat-tempat di kamar isolasi maupun di tempat-tempat rawat di rumah sakit isolasi tersentral," ujar Dante.

(dnu/idh)