Luhut Klaim Mobilitas Menurun Saat PPKM Darurat

Tim Detikcom - detikNews
Sabtu, 17 Jul 2021 18:56 WIB
Jakarta -

Koordinator PPKM Darurat sekaligus Menko Marves Luhut Pandjaitan menyampaikan evaluasi terkait pelaksanaan PPKM darurat yang telah berlangsung sejak 3 Juli. Luhut mengatakan mobilitas masyarakat menurun di masa PPKM darurat.

"Telah ada berbagai kemajuan dalam hal penurunan mobilitas dan aktivitas masyarakat. Dan hasil monitoring kami terhadap indikator Google Traffic, Facebook Mobility, dan indeks cahaya malam, telah terjadi penurunan yang cukup signifikan terhadap mobilitas dan aktivitas masyarakat," kata Luhut dalam konferensi pers virtual, Sabtu (17/7/2021).

Luhut mengatakan indikator penurunan mobilitas itu memberikan harapan agar varian Delta bisa diturunkan laju penularannya. Luhut menilai data kasus harian Corona beberapa hari belakangan sudah mulai membaik.

"Ini terus terang saja memberikan harapan kepada kita semua bahwa penularan varian Delta ini bisa kita turunkan. Namun penurunan mobilitas dan aktivitas masyarakat ini tidak serta merta langsung menunjukkan penurunan penambahan kasus walaupun tiga hari ke belakangan ini melihat data-data sudah mulai membaik, karena ada masa inkubasi penularan yang telah terjadi sebelumnya dan berbagai faktor lain," kata Luhut.

Luhut mengatakan hasil penelitian dari berbagai institusi, dibutuhkan waktu kurang lebih 14-21 hari agar penambahan kasus corona mulai menurun. Luhut menyebut hal itu bisa terjadi jika masyarakat konsisten melakukan pelaksanaan PPKM ini.

Diketahui, PPKM darurat diberlakukan pada 3-20 Juli 2021 di Jawa dan Bali dan di 15 daerah luar Jawa-Bali. Hal tersebut untuk mengurangi laju penularan virus Corona, yang mana ada varian baru Corona yang lebih menular dibandingkan sebelumnya.

"Tujuan dari PPKM ini adalah untuk menurunkan aktivitas dan mobilitas masyarakat guna mengendalikan penularan dari varian Delta yang saat ini melanda kita. Kita ketahui tujuh kali menular dibandingkan varian sebelumnya," ujarnya.

(yld/idh)