USAID Bantu Indonesia Dirikan Program Manajemen Risiko
Jumat, 24 Mar 2006 07:24 WIB
Jakarta - Pemerintah Amerika melalui badan pembangunan internasional AS (USAID), membantu pemerintah Indonesia untuk mendirikan program sarjana dalam bidang manajemen risiko yang pertama di tanah air."Pembukaan Sekolah Tinggi Manajemen Risiko dan Asuransi (STIMRA) menandai fase kemitraan AS-Indonesia yang akan memperbaiki infrastruktur pendidikan sektor perbankan dan asuransi," kata Direktur USAID William Frej dalam rilisnya kepada detikcom, Kamis (23/3/2006).STIMRA akan menjadi pusat pendidikan, pelatihan, dan penelitian pertama dalam bidang manajemen risiko dan sektor asuransi Indonesia. Sekolah yang berada di komplek Bidakara ini dirancang menjadi sebuah program studi selama empat tahun dengan kekhususan dalam bidang manajemen operasional asuransi atau ilmu aktuaria dan manajemen resiko.Program ini adalah bagian dari strategi lima tahun USAID di Indonesia saat ini yang bernilai 750 juta dolar AS. Bantuan ini juga untuk mendukung pemerintahan yang demokratis dan terdesentralisasi, meningkatkan kualitas pendidikan dasar serta untuk menciptakan lapangan kerja di Indonesia.
(ahm/)











































