PKS Kritik Keras Muhadjir Sebut Bansos Tak Mungkin Ditanggung Negara Sendiri

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Sabtu, 17 Jul 2021 07:10 WIB
Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKS, Bukhori Yusuf (Dok. Istimewa)
Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi PKS, Bukhori Yusuf (Dok. Istimewa)
Jakarta -

PKS mengkritik keras pernyataan Menko PMK Muhadjir Effendy terkait penanggulangan Corona di RI. PKS menilai negara gagal mengendalikan laju Corona.

"Menurut saya situasi sekarang ini sudah masuk ke dalam ekstra darurat apalagi ketika pemberlakuan PPKM akan diperpanjang sehingga akan mengakibatkan banyaknya warga masyarakat yang memerlukan bantuan logistik atau sembako hanya sekadar menyambung hidup mereka," ujar Ketua DPP PKS, Bukhori Yusuf, kepada wartawan, Jumat (16/7/2021).

Anggota Komisi VIII DPR RI ini tak setuju dengan pernyataan Muhadjir yang mengatakan bansos tidak mungkin ditanggung sendirian oleh negara.

Bukhori menyayangkan pernyataan Muhadjir. Menurutnya pemerintah perlu minta maaf terkait penanganan COVID-19.

"Pernyataan Menko PMK tanpa didahului permintaan maaf dan pengakuan tulus atas ketidakmampuan mengendalikan dampak COVID semakin membuat rakyat tidak percaya. Karena itu saya ada baiknya pemerintah minta maaf kepada rakyat atas pengendalian terhadap COVID yang ternyata belum mampu mengendalikan laju COVID alias gagal," ujar Bukhori.

"Baru (kemudian) mengajak masyarakat untuk bersama-sama menghadapi situasi ini terutama dampak ekonomi yang begitu sudah menyentuh kepada dapur masing rumah tangga sebagian warga masyarakat yang jumlahnya puluhan juta," lanjut dia.

Sebelumnya diberitakan, Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan PPKM Darurat diperpanjang hingga akhir Juli 2021. Menurutnya, perpanjangan PPKM Darurat ada beberapa risiko yang dihadapi, terutama terkait bansos.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Simak Video: Menko PMK: Bansos Tidak Mungkin Ditanggung oleh Negara Sendiri

[Gambas:Video 20detik]