Pesawat KLM Diancam Bom di Bandara Soekarno-Hatta
Kamis, 23 Mar 2006 20:52 WIB
Jakarta - Ancaman bom tak hanya menimpa gedung-gedung ataupun hotel. Kali ini pesawat terbang komersil KLM bernomor 810 dengan rute penerbangan Jakarta-Kuala Lumpur- Amsterdam, menerima ancaman bom."Pukul 18.20 WIB tadi petugas KLM, Sarman menerima telepon kalau di pesawat telah ditaruh bom," kata Corporate Secretary PT Angkasa Pura II, Sudaryanto, saat dihubungi detikcom, Kamis (23/3/2006).Setelah menerima ancaman dari penelepon, Sarman segera menghubungi petugas Angkasa Pura dan kepolisian, pesawat pun segera ditunda keberangkatannya. Para penumpang pun diminta kembali ke terminal menunggu hingga pemeriksaan selesai dilakukan. "Hingga sekarang masih terus dilakukan pemeriksaan oleh petugas kepolisian dan gegana," ujar Sudaryanto.Pesawat sendiri direncanakan berangkat menuju Kuala Lumpur pukul 18.55 WIB. Karena adanya ancaman bom terpaksa hingga pukul 21.00 WIB pesawat masih terus di periksa petugas. "Pesawat ini kita tarik dari terminal E7 ke G5," ucap Sudaryanto.Kepala Polisi Wilayah Bandara AKBP Guntur, yang dikonfirmasi membenarkan perihal adanya ancaman bom ini. Tim dari kepolisian pun segera diturunkan untuk melakukan pemeriksaan. " Masih terus kita lakukan pemeriksaan, tunggu saja nanti hasilnya," ujarnya.
(ndr/)











































