Viral Pria Diduga Begal Manfaatkan Lampu Jalan Padam Saat PPKM Darurat Medan

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikNews
Jumat, 16 Jul 2021 14:55 WIB
Ilustrasi Begal, Rampok, Jambret. Andhika Akbarayansyah/infografis.
Ilustrasi begal (Andhika Akbarayansyah/detikcom)
Medan -

Sebuah video warga menangkap seorang pria membawa senjata tajam di Jalan Halat, Medan, viral. Warga menduga pria yang ditangkap itu hendak melakukan tindakan begal.

Dilihat detikcom pada Jumat (16/7/2021), di dalam video, terlihat seorang pria sedang berada di kerumunan warga. Pria yang tertidur di lantai itu terlihat beberapa kali dipukuli warga setelah diamankan kemarin malam.

"Kejadian di Jalan Halat Medan. Di saat kejadian, lampu penerangan jalan umumnya sudah mati," tulis akun Instagram yang mengunggah video itu.

Pengirim video ke akun itu, Surya, mengatakan warga menangkap pria tersebut karena membawa senjata tajam. Surya menduga pria itu hendak melakukan tindakan begal.

"Belum sempat beraksi, udah digagalkan masyarakat. Barbuk (barang bukti)-nya parang sama bola lampu banyak," kata Surya.

Surya menduga pria itu hendak melakukan tindakan begal karena lampu jalan di wilayah itu mati. Lampu-lampu ini mati sebagai bagian dari penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di Kota Medan.

"Ya mungkin seperti itu," ucapnya saat ditanya soal dugaan pria tersebut manfaatkan lampu jalan dipadamkan.

Surya mengatakan pria yang ditangkap ini berboncengan dengan rekannya, namun rekannya berhasil kabur. Pria itu kemudian dibawa warga ke kantor polisi.

"Dua orang, satu lari. Dibawa ke polisi," jelas Surya.

Lampu Jalan Utama di Medan Dipadamkan

Wali Kota Medan Bobby Nasution sebelumnya mengatakan lampu penerangan jalan utama di Medan dimatikan selama pemberlakuan PPKM darurat. Langkah itu dilakukan untuk memberitahukan ke masyarakat soal jam operasional.

"Ya ini kita lakukan untuk menginformasikan ke masyarakat jam operasional itu. Kan baik swalayan itu jam 20.00 WIB. Jam 20.00 WIB itu operasional sudah selesai semua tidak ada lagi aktivitas yang harusnya apa pun alasannya diperkenankan, kecuali memang yang drive-thru itu diperbolehkan 24 jam. Hal ini ini untuk benar-benar memastikan masyarakat, ayolah," kata Bobby kepada wartawan, Kamis (15/7).

Bobby menyebutkan kasus COVID-18 mulai meningkat. Bobby meminta masyarakat mematuhi protokol kesehatan secara disiplin.

"Masyarakat Kota Medan ini PPKM darurat, kita sama-sama ikuti, ini sudah mulai meningkat COVID-19, yang diserang ini kesehatan kita, risikonya nyawa kita apalagi yang harus kita perdebatkan coba," tuturnya.

Simak video '2 Pelaku Begal Warkop Bekasi dan Penadah Diringkus':

[Gambas:Video 20detik]



(haf/haf)