7 Sholawat Nabi yang Bisa Dilantunkan di Bulan Dzulhijjah

ADVERTISEMENT

7 Sholawat Nabi yang Bisa Dilantunkan di Bulan Dzulhijjah

Kristina - detikNews
Jumat, 16 Jul 2021 04:49 WIB
One day One Hadits
7 Sholawat Nabi yang Bisa Dilantunkan di Bulan Dzulhijjah (Foto: Andhika A/detikcom)
Jakarta -

Sholawat nabi adalah salah satu amalan yang bisa dilakukan umat Islam pada bulan Dzulhijjah. Rasulullah SAW akan memberikan syafaatnya kelak kepada orang-orang yang senantiasa bersholawat kepadanya.

Menurut bahasa, sholawat artinya doa, memberi berkah, dan ibadah. Adapun, secara istilah sebagaimana diterangkan Ibnu Watiniyah dalam bukunya Kumpulan Sholawat Nabi Super Lengkap, sholawat adalah ungkapan sanjungan, kekaguman, sekaligus permohonan seorang hamba kepada Allah melalui ungkapan mulia agar Allah senantiasa memuliakan kekasih-Nya.

Allah SWT telah memerintahkan hamba-Nya untuk bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW. Dia dan para malaikat juga turut bersholawat padanya. Sebagaimana firman-Nya dalam Q.S Al Ahzab ayat 56 sebagai berikut:

اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰۤىِٕكَتَهٗ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّۗ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا - ٥٦

Artinya: "Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bersalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya." (QS. Al Ahzab: 56)

Sholawat adalah salah satu amalan yang memiliki berbagai keutamaan. Disebutkan dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW akan memberikan syafaat paling banyak kepada orang yang bersholawat padanya.

أَوْلَى النَّاسِ بِى يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَكْثَرُهُمْ عَلَىَّ صَلاَةً

Artinya: "Orang yang paling berhak mendapatkan syafa'atku di hari kiamat adalah orang yang paling banyak bersholawat kepadaku." (HR. Tirmidzi)

Secara umum, sholawat terbagi ke dalam dua jenis, yaitu sholawat ma'tsurah dan ghairu ma'tsurah. Sholawat ma'tsurah adalah sholawat yang kalimat, waktu membaca, dan keutamannya dibuat oleh Rasulullah SAW. Berikut contohnya:

"Allahumma shalli alaa Muhammadinin nabiyyil ummiyyi wa'alaa aalihii wa sallim." (Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan salam kepada Muhammad, nabi yang ummi)

Sedangkan sholawat ghairu ma'tsurah adalah sholawat yang dibuat oleh para ulama dan orang-orang shaleh yang tidak diragukan lagi dari segi keilmuan dan ketakwaannya. Contohnya sholawat Munjiyat yang diciptakan oleh Syekh Abdul Qadir al-Jaelani dan sholawat Fatih yang diciptakan Syekh Ahmad al-Tijami.

Berikut 7 sholawat Nabi Muhammad lengkap Arab, latin, dan terjemahannya:

1. Sholawat Khawwash

صلى الله علی محمد

Arab-latin: Shallallaahu 'alaa Muhammadin

Artinya: "Semoga Allah memberikan rahmat-Nya kepada Nabi Muhammad"

2. Sholawat Ta'dzhimul Qiyam

اللهم صَلِّ عَلى مُحَمَّدٍ وَّعَلى الِه وَسَلِّم

Arab-latin: Allaahumma shalli 'alaa Muhammadin wa 'alaa aalihi wa sallim

Artinya: "Ya Allah limpahkanlah kesejahteraan dan keselamatan atas Nabi Muhammad dan keluarganya."

3. Sholawat Bani Hasyim

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى النَّبِىِّ الْهَاشِمِىِّ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا

Arab-latin: Allaahumma shalli 'alaan-nabiyul Haasyimiyyi Muhammadin wa 'alaa aalihi wa sallim tasliimaan.

Artinya: "Ya Allah berikanlah rahmat serta salam kepada seorang nabi keturunan Bangsawan Hasyim, yakni Muhammad beserta keluarganya, semoga tetap selamat dan sejahtera."

4. Sholawat Adrikiyah/ Mukhathab

اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ قَـدْ ضَاقَتْ حِيْلَــتِى أَدْرِكْـنِى يَارَسُوْلَ اللّـهِ

Arab-latin: Ash-shalaatu wassalaamu 'alaaika yaa Sayyidii yaa Rasuulullaah qad dhaaqats hiilatii adriknii

Artinya: "Rahmat dan keselamatan semoga tetap atas engkau wahai penghulu kami, ya Rasulullah, habis daya upayaku, semoga engkau berkenan menolongku."

5. Sholawat Al-Fatih

اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الفَاتِحِ لِمَا أُغْلِقَ وَالخَاتِمِ لِمَا سَبَقَ وَالنَّاصِرِ الحَقَّ بِالحَقِّ وَالهَادِي اِلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيْمٍ. صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلَى اَلِهِ وَأَصْحَابِهَ حَقَّ قَدْرِهِ وَمِقْدَارِهِ العَظِيْمِ

Arab-latin: Allaahumma shalli wa sallim wa baarik 'alaa sayyidinaa Muhammadinil faatihi limaa ughliqa, wal khaatimi limaa sabaqa wan naashiril haqqa bilhaqqi, wal haadii ilaa shiraathikal mustaqiimi, shallaallaahu 'alaihi wa 'alaa aalihi wa ash haabihi haqqa qadrihi wa miqdaarihil 'adziimi

Artinya: "Ya Allah, curahkanlah rahmat takzim, salam sejahtera serta keberkahan kepada junjungan kami, Nabi Muhammad, sebagai pembuka sesuatu yang terkunci (tertutup) dan penutup sesuatu (para utusan) yang terdahulu. Dialah penolong kebenaran dengan kebenaran dan pemberi petunjuk menuju jalan-Mu yang lurus. Semoga Allah melimpahkan (memberikan) sholawat kepada Nabi Muhammad, keluarganya, dan para sahabatnya dengan kekuasaan dan ukuran Allah Yang Mahaagung."

6. Sholawat Munjiyat

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاَةٌ تُنْجِيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ الْاَهْوَالِ وَالْاٰفَاتِ وَتَقْضِيْ لَنَابِهَاجَمِيعَ الْحَاجَاتِ وَتُطَهِّرُنَابِهَا مِنْ جَمِيْعِ السَيِّئَاتِ وَتَرْفَعُنَابِهَا عِنْدَكَ اَعْلَى الدَّرَجَاتِ وَتُبَلِّغُنَابِهَا اَقْصَى الْغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِى الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ

Arab-latin: Allahumma sholli 'alaa sayyidinaa Muhammadin sholaatan tunjiinaa bihaa min jamii'il-ahwaali wal-aafaati wa taqdhii lanaa bihaa jamii'al-haajaati wa tuthahirunaa bihaa min jamii'is-sayyi'aati wa tarfa'unaa bihaa 'indaka a'lad-darajaati wa tuballigunaa bihaa aqshal-gaayaati min jamii'il-khairaati fil-hayaati wa ba'dal-mamaati

Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad Saw yang melaluinya Engkau akan menyelamatkan kami dari semua keadaan yang menakutkan dan membahayakan, dengan rahmat itu Engkau akan mendatangkan semua hajat kami dan membersihkan semua keburukan kami, mengangkat kami pada derajat tertinggi , menyampaikan kami pada puncak tujuan, dari semua kebaikan di waktu hidup dan sesudah mati."

7. Sholawat Nariyah

اللَّهُمَّ صَلِّ صَلاَةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلاَمًا تَامًّا عَلىَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الَّذِيْ تُنْحَلُ بِهَ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ

وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِيْمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلىَ آلِهِ وَصَحْبِهِ عَدَدَ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ

Arab-latin: Alloohumma sholi sholaatan kaamilatan wasallim salaaman taamman 'alaa sayyidina muhammadinil ladzii tanhallu bihil 'uqodu wa tanfariju bihil kurobu wa tuqdhoo bihil hawaa-iju

Wa tunaalu bihir-roghoo-ibu wa husnul khowaatimi wa yustasqol ghomaamu bi wajhihil kariimi wa 'alaa aalihii wa shohbihi fii kulli lamhatin wa nafasin bi 'adadi kulli ma'luumin laka

Artinya: "Wahai Allah, limpahkanlah rahmat dan salam yang sempurna kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW. Semoga terurai dengan berkahnya segala macam buhulan dilepaskan dari segala kesusahan, tunaikan segala macam hajat, dan tercapai segala macam keinginan dan husnul khotimah. Dicurahkan air hujan (rahmat) dengan berkah pribadinya yang mulia. Semoga rahmat dan salam yang sempurna itu juga tetap tercurah kepada para keluarga dan sahabat beliau, setiap kedipan mata dan hembusan nafas, sebanyak bilangan yang diketahui oleh Engkau."

Tidak ada waktu khusus untuk bersholawat. Namun, sholawat dapat dibaca pada waktu-waktu yang dimuliakan Allah SWT seperti 10 hari pertama bulan Dzulhijjah, sebagaimana hadits berikut:

مَا مِنْ أَيَّامٍ أَعْظَمُ عِنْدَ اللَّهِ وَلَا أَحَبُّ إِلَيْهِ الْعَمَلُ فِيهِنَّ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ الْعَشْرِ

Artinya: "Tidak ada hari-hari yang lebih agung di sisi Allah dan amal shalih di dalamnya lebih dicintai oleh-Nya daripada hari yang sepuluh (sepuluh hari pertama dari Dzulhijjah)." (HR. Ahmad, dishahihkan Syaikh Ahmad Syakir)

(erd/erd)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT