Ventilator Portabel dari India Diperkenalkan di Denpasar, Harga Rp 58 Juta

Sui Suadnyana - detikNews
Kamis, 15 Jul 2021 19:17 WIB
Monica Mahindra memperkenalkan AgVa Ventilator yang dikembangkan oleh ahli kesehatan dari India (Dok. Pemkot Denpasar)
Monica Mahindra memperkenalkan AgVa Ventilator yang dikembangkan oleh ahli kesehatan dari India. (Dok. Pemkot Denpasar)
Denpasar -

Volunter Think Bali dari New Delhi, India, bernama Monica Mahindra memperkenalkan AgVa Ventilator di Denpasar, Bali. Ventilator atau alat bantu pernapasan tersebut dikembangkan oleh para ahli kesehatan dari India.

"AgVa Ventilator ini merupakan ventilator atau alat bantu pernapasan yang dibuat dan dikembangkan oleh ahli dari India sejak sebelum terjadinya pandemi," kata Monica Mahindra dalam keterangan tertulis yang dikutip detikcom, Kamis (15/7/2021).

Ventilator ini bekerja dengan kecerdasan artifisial (buatan) robotic work engineering. Alat ini mempunyai berat hanya 2 kg.

"Dengan berat hanya 2 kilogram, alat ini sudah mencakup semua fungsi ICU ventilator dan bisa digunakan secara portabel baik di klinik, di dalam ambulans, mobil pemadam kebakaran, ataupun home care sebagai pemantau level oksigen pasien. Selain itu, dari segi harga, alat ini lebih ekonomis di kisaran harga Rp 58 juta," jelasnya.

Monica Mahindra menjelaskan AgVa ventilator bekerja dengan memanfaatkan oksigen di sekitar alat dengan baterai yang di-charge kurang-lebih selama 4 jam. AgVa ventilator ini sendiri sudah dioperasikan sebanyak 100 unit di Jakarta.

"Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Pemkot Denpasar yang telah memberikan kesempatan untuk memperkenalkan AgVa Ventilator ini," ucapnya.

"Selama dua bulan pertama kami memperkenankan alat ini untuk diujicobakan dan semoga alat ini dapat membantu upaya Pemkot Denpasar dalam membantu pasien yang membutuhkan alat ventilator di dalam menanggulangi COVID-19," ucap Monica.

Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa mengatakan pihaknya menjajaki kerja sama dengan berbagai pihak dalam percepatan penanggulangan pandemi COVID-19. Berbagai inovasi terkait alat kesehatan dimanfaatkan sebagai upaya membantu penanganan pasien COVID-19.

"Tentu dalam upaya penanggulangan COVID-19 di Kota Denpasar ini, sangat terbuka dengan uluran dari berbagai pihak. Apalagi inovasi yang terus dikembangkan di bidang kesehatan ini akan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin guna mendukung percepatan penanggulangan COVID-19 di Kota Denpasar," jelas Arya Wibawa.

Simak video 'Varian Delta Menggila, Warga Bangladesh Berjuang Cari Perawatan':

[Gambas:Video 20detik]




(isa/isa)