Menhan Masih Selidiki Jumlah Mahasiswa Papua Peminta Suaka

Menhan Masih Selidiki Jumlah Mahasiswa Papua Peminta Suaka

- detikNews
Kamis, 23 Mar 2006 16:20 WIB
Jakarta - Takut aksi balas dendam Brimob, mahasiswa Papua disebut-sebut meminta suaka ke luar negeri. Jumlah persis mahasiwa yang meminta suaka belum dikantongi. "Kita perang angka. Ada yang menyebut 1.200 orang, ada yang menyebut 200 orang. Angka itu diselidiki dulu. Kita tanya sama Rektor Uncen. Mereka takut pada pembalasan Brimob," kata Menhan Juwono Sudarsono di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (23/3/2006).Juwono menilai mahasiswa bakal kesulitan mengenai negara yang menampung. "43 Warga papua saja dulu ditampung di Pulau Chrismast, bukan di Australia daratan. Mereka sendiri menghadapi masalah," ujarnya.Mengenai masih banyaknya mahasiswa yang bersembunyi di gunung, Juwono mengusulkan agar Kapolda Papua bekerjasama dengan Rektor Universitas Cendrawasih (Uncen)."Peristiwa itu diatasi secara psikologis dan pendekatan rekonsiliasi. Tidak perlu takut, yang penting tidak ada balas dendam oleh Brimob," kata dia.Menurut Juwono, Kapolri sudah memerintahkan agar Brimob ditarik dari Papua dan diganti Brimob Makassar.Ketika ditanya mengenai penarikan TNI dari Papua, Juwono menegaskan masih dibahas dan dikaji dalam rapat Menko Polhukam."Saya kira yang penting kemampuan saja mana yang lebih mampu. Sebab, tentara pun bisa menjaga hal yang berhubungan dengan keamanan di mana polisi mungkin kekurangan dan keahliannya belum memadai," jelas Juwono. (aan/)


Berita Terkait