Penyekatan di Underpass Basura, Polisi: Warga Sudah Sadar Aturan STRP

Yogi Ernes - detikNews
Kamis, 15 Jul 2021 10:53 WIB
Jakarta -

Underpass Jalan Basuki Rahmat (Basura), Jakarta Timur (Jaktim), hari ini mulai jadi salah satu dari 100 titik penyekatan selama PPKM darurat. Tiap pengendara yang lewat diperiksa surat tanda registrasi pekerja (STRP) atau surat izin lainnya.

Kabagops Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Karosekali mengatakan aturan itu kini bukan menjadi halangan bagi warga. Menurutnya, sejak penyekatan yang dilakukan dari pukul 08.00 WIB, mayoritas warga telah mengantongi STRP tersebut.

"Iya betul, jadi memang kita semua ketahui aturan yang ada itu, esensial dan kritikal kan masih boleh kerja, ada yang 50 persen, ada yang 25 persen. Memang kalau pagi hari mereka murni ingin bekerja sesuai aturan," kata Karosekali di underpass Basura, Jakarta Timur, Kamis (15/7/2021).

Underpass Basura diketahui menjadi salah satu titik penyekatan baru yang ditambahkan oleh jajaran kepolisian selama PPKM darurat di Jakarta. Sejauh ini Karosekali menyebut belum ada warga yang bandel dan keras kepala saat dilakukan pemeriksaan di titik sekat underpass Basura.

"Masyarakat kita baik, jadi mereka sudah tahu ada penyekatan dan kalau esensial dan kritikal harus menunjukkan surat. Tidak ada berdebat dengan masyarakat," katanya.

Hingga saat ini penyekatan di underpass Basura masih berlangsung. Hingga pukul 10.00 WIB, petugas melakukan penyekatan dan menyortir warga yang bukan di luar sektor esensial dan kritikal.

Namun, mulai pukul 10.00 WIB, Karosekali mengatakan, pihaknya akan melakukan penyekatan lebih ketat. Mulai pukul tersebut pihaknya hanya mengizinkan kendaraan tenaga kesehatan hingga keperluan darurat yang boleh melakukan mobilitas di jalan.

"Pada pukul 10.00 WIB, kita akan lakukan seleksi ketat. Artinya, Jalan Basura menuju underpass akan kita tutup dan hanya boleh dilewati dokter, perawat, logistik, kemudian jika ada accident," terang Karosekali.

"Kalau kritikal dan esensial, kami mohon pengertiannya karena dari pukul 06.00 WIB sampai pukul 10.00 WIB sudah diberi kesempatan lewat, sudah masuk dalam kantor. Jadi akan kami lakukan pengalihan," tambahnya.

Hingga saat ini lalu lintas menuju underpass Basura terpantau ramai-lancar. Sesekali petugas melakukan diskresi dengan membuka titik penyekatan selama 15 menit saat terjadi kemacetan panjang di lokasi.

(ygs/aud)