Naik Tajam, Begini Peningkatan Kasus COVID-19 di RI Akibat Varian Delta

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 15 Jul 2021 09:44 WIB
Jakarta -

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memaparkan grafik perkembangan kasus virus Corona (COVID-19) di Indonesia. Pada grafik tersebut, terlihat peningkatan kasus saat ini jauh lebih tinggi dibandingkan sebelumnya.

"Perubahan, ada kenaikan selama PPKM ini 44,51 persen. Harian kemarin 54 ribu sekian. Ini menjadi angka tertinggi, bisa saja masih naik," katanya dalam konferensi pers di akun YouTube Kemenko Marves, Kamis (15/7/2021).

Luhut menyebut, sebelum PPKM darurat, kasus virus Corona masih bisa dikendalikan. Namun kasus meningkat tajam setelah varian Delta masuk ke Indonesia.

"PSBB satu dan PSBB dua, PPKM kabupaten/kota, PPKM mikro sebenarnya naik, tapi masih terkendali. Masuk varian Delta, (ada) peningkatan kasus," ucap Luhut.

Grafik perkembangan kasus virus Corona di IndonesiaGrafik perkembangan kasus virus Corona di Indonesia Foto: Tangkap layar video.

Dilihat dari grafik yang dipaparkan Luhut, kasus COVID-19 di Indonesia terjadi naik-turun. Sebelum puncak kasus di PPKM darurat, kasus di Indonesia pernah mengalami puncak pada Februari 2021, saat PPKM kabupaten/kota.

Puncak kasus di Februari 2021 adalah sekitar 12 ribu kasus. Saat itu, masyarakat telah melewati libur panjang akhir tahun Natal dan tahun baru pada Desember 2020 dan Januari 2021.

Setelah itu, kasus di Indonesia mengalami tren turun. Namun, kembali naik pada Juni dan Juli 2021. Ada tren menanjak secara signifikan. Hingga akhirnya puncak kasus di Indonesia terjadi pada Rabu (14/7) dengan 54.517 kasus.

(aik/tor)