Punya JKN-KIS, Lansia Ini Tak Lagi Was-was Biaya Berobat

Yudistira Imandiar - detikNews
Kamis, 15 Jul 2021 06:53 WIB
BPJS Kesehatan
Foto: BPJS Kesehatan
Jakarta -

Nurhayati (62) mengaku lebih tenang setelah terdaftar sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Ia kini tak mengkhawatirkan biaya jika harus pergi berobat.

"Saya bersyukur bisa didaftarkan menjadi peserta program ini. Awalnya saya belum menjadi peserta sampai tahun 2018. Tapi kemudian saya didaftarkan menjadi peserta tambahan dari menantu saya yang bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Jadi katanya iuran saya bisa langsung ditanggung setiap bulannya. Selain lebih murah, tentu saja lebih praktis karena tidak perlu membayarkannya setiap bulan," cerita wanita yang akrab disapa Nur dikutip dalam keterangan tertulis, Rabu (14/7/2021).

Nur menyatakan manfaat yang didapatkan sebagai peserta JKN-KIS sangat berarti. Sebab, peserta tak akan dibebani dengan biaya untuk memperoleh layanan kesehatan.

"Biaya pengobatan di zaman sekarang tidak murah sama sekali, apalagi jika harus menjalani perawatan intensif sampai harus dirawat inap. Bisa dipastikan biayanya pasti besar sekali. Kita tidak pernah berharap untuk sakit, tapi langkah yang bijak mempersiapkannya lebih dahulu. Ibarat sedia payung sebelum hujan. Mungkin terdengar sederhana, tapi sebenarnya maknanya besar sekali. Karena kalau sudah kehujanan duluan, tidak akan ada lagi fungsinya mencari payung. Mungkin kurang lebih seperti itu," ulas Nur.

Wanita yang sudah berusia senja ini mengajak masyarakat yang belum menjadi peserta JKN-KIS untuk mendaftar. Menurutnya, tak ada ruginya membayar iuran JKN-KIS, karena manfaat yang diperoleh lebih besar.

"Saya merasa aman tanpa harus memikirkan biaya yang keluar kalau berobat. Bagi beberapa orang, biaya pengobatan ini bisa jadi hal yang sangat membebani. Sisi lainnya kalaupun tidak sakit, kita tetap bisa membantu yang sakit dengan iuran yang kita bayar secara rutin. Bernilai pahala bagi kita. Alhamdulillah juga bisa membantu orang lain yang memang membutuhkan," kata Nur.

Lihat juga Video: Terawan Beberkan Tipe Kelas Standar BPJS Kesehatan di 2022

[Gambas:Video 20detik]



(mul/ega)