Penyekatan PPKM Darurat Jakarta Diperluas Jadi 100 Titik, Ini Alasannya

Yogi Ernes - detikNews
Rabu, 14 Jul 2021 14:20 WIB
Jakarta -

Penyekatan PPKM darurat di Jakarta diperluas jadi 100 titik. Polisi mengungkap alasan memperketat penyekatan, salah satunya mobilitas masyarakat meningkat, terutama di dalam kota.

"Pertama, berdasarkan hasil evaluasi dari Google mobility, Facebook mobility, dan dari indeks cahaya malam, ini ternyata di Jakarta kemarin itu mobilitas meningkat," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (14/7/2021).

Sambodo mencontohkan, pada awal PPKM darurat, pihaknya mencatat ada pengurangan mobilitas warga sebesar 30 persen. Namun, semakin menuju akhir PPKM darurat, mobilitas warga justru terlihat meningkat. PPKM darurat berlaku sejak 3 Juli sampai 20 Juli.

"Tanggal 5 Juli itu sempat turun mobilitas di angka 30 persen. Tanggal 11 Juli penurunan mobilitas di bawah 20 persen. Sehingga kemudian warnanya hitam. Padahal target di PPKM mikro ini target penurunan mobilitas antara 30-50 persen," terang Sambodo.

Selain itu, polisi mengevaluasi penerapan penyekatan selama PPKM darurat berlangsung. Menurut Sambodo, meski mobilitas di batas kota bisa ditekan, pergerakan warga di dalam kota justru meningkat.

Di sisi lain, Jakarta sebagai hybrid concentric membuat polisi sulit memisahkan residensial, pusat kota, dan sebagainya. Sehingga polisi memandang perlu adanya pembatasan mobilitas di dalam kota.

"Bahkan di tengah pusat kota pun ada permukiman-permukiman. Sehingga ketika dilakukan pembatasan, yang ada selama ini di batas-batas kota, ternyata pergerakan di dalam kota masih cukup tinggi, mobilitas dalam kota masih cukup tinggi. Itu kemudian pembatasan tidak hanya di batas kota, tapi kita juga harus bermain di dalam kota.

Untuk diketahui, penyekatan di masa PPKM darurat di Jakarta diperluas. Mulai Rabu (14/7), total ada 100 titik penyekatan disiapkan polisi.

"100 titik di titik penyekatan ini akan kita lakukan mulai besok pukul 06.00 WIB," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo di Polda Metro Jaya.

Jumlah tersebut menandakan ada penambahan 25 titik penyekatan. Sebelumnya, dari penerapan awal PPKM darurat sejak Sabtu (3/7), Polda Metro Jaya telah menyiapkan 75 titik penyekatan.

Sebanyak 100 titik penyekatan tersebut akan tersebar di sejumlah ruas jalan. Titik-titik tersebut akan berada di dalam kota, batas kota, hingga ruas jalan penyangga menuju Jakarta.

Simak daftar 100 titik penyekatan ke Jakarta, di halaman selanjutnya