Akankah Ada Perpanjangan PPKM Darurat?

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 14 Jul 2021 10:53 WIB
Akankah Ada Perpanjangan PPKM Darurat?
Ilustrasi (Fuad Hasim/detikcom)
Jakarta -

Skenario perpanjangan PPKM darurat mulai berhembus kencang di masyarakat beberapa hari terakhir. Isyarat tersebut pertama kali diungkapkan dalam bahan paparan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, ketika terlaksana rapat bersama Banggar DPR RI Senin kemarin.

Kondisi ini tentu menjadi sorotan lantaran menuai pro dan kontra dari berbagai kalangan. Terlebih lagi, kasus Corona baru di Indonesia terus meningkat, bahkan per Selasa (13/7) lalu, ada rekor penambahan sebanyak 47.899 kasus di Indonesia.

Dengan penambahan itu, jumlah total kasus COVID-19 di Indonesia sejak Maret 2020 hingga hari ini menjadi 2.615.529 kasus.

Skenario soal Perpanjangan PPKM Darurat

Perpanjangan PPKM darurat disebut-sebut akan terlaksana selama 4-6 minggu. Dalam bahan paparan Menkeu tersebut, skenario itu dibuat lantaran tingginya kasus Corona akibat varian baru Delta.

"PPKM darurat selama 4-6 minggu dijalankan untuk menahan penyebaran kasus. Mobilitas masyarakat diharapkan menurun signifikan," tulis bahan paparan Menkeu Sri Mulyani Indrawati saat rapat bersama Banggar DPR RI Senin (12/7) lalu.

Untuk itu, pihaknya akan memperkuat APBN untuk merespons dampak negatif peningkatan kasus COVID-19 kepada perekonomian dan diperlukan akselerasi vaksinasi, efektivitas PPKM darurat, dan kesiapan sistem kesehatan, baik fasilitas kesehatan maupun tenaga kesehatan.

Sri Mulyani menyebut pihaknya akan kembali melakukan realokasi dan refocusing tahap III untuk mendukung pendanaan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sebesar Rp 31 triliun.

Kata Jubir Luhut soal Perpanjangan PPKM Darurat

Juru bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Jodi Mahardi menyebut belum ada rencana perpanjangan PPKM darurat, seperti yang sejak Senin lalu heboh digembar-gemborkan. Pemerintah masih mengamati tren penurunan kasus COVID-19 guna mengambil langkah kebijakan selanjutnya.

"Belum ada rencana perpanjangan PPKM darurat. Namun kita akan cermati perkembangan penurunan laju penyebaran kasus," katanya kepada detikcom, Selasa (13/7/2021).

Persiapan pun dilakukan pemerintah guna mengantisipasi skenario terburuk pandemi COVID-19. Seperti mengusahakan ketersediaan oksigen bagi seluruh daerah, memaksimalkan penambahan tempat tidur Insentif dan ICU, menambah rumah sakit tambahan dan memanfaatkan gedung-gedung pemerintah yang bisa digunakan untuk pasien COVID-19, dan berbagai kebutuhan lain, seperti obat, bansos, dan vaksinasi yang kian gencar dilakukan.

Ada Kemungkinan Perpanjangan PPKM Darurat, Jika...

Peluang perpanjangan PPKM darurat disampaikan Satgas COVID-19. Hal ini dilakukan jika kasus terus meningkat tak terkendali.

Pemerintah akan terus melihat efek implementasi kebijakan di lapangan. Jika kondisi belum cukup terkendali, perpanjangan kebijakan ataupun penerapan kebijakan lain bukanlah hal yang tak mungkin dilakukan demi kesehatan dan keselamatan secara luas," ujar juru bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito dalam konferensi pers di akun YouTube Sekretaris Presiden, Selasa (13/7/2021).

Wiku juga menyampaikan bahwa pemantauan terus dilakukan selama PPKM darurat. Bahkan hingga ke tingkat daerah.

"Diharapkan kebijakan ini dapat secara signifikan memperbaiki kasus COVID-19 secara signifikan. Terkait dengan target-target kebijakan seperti jumlah testing, tracing, maupun vaksinasi, pemerintah pusat telah instruksikan masing-masing kepala daerah untuk lakukan PPKM darurat atau PPKM diperketat, yang berjalan selaras dengan pengendalian di hulu yaitu PPKM mikro," ucap Wiku.

DKI Siap Jika Perpanjangan PPKM Darurat

Salah satu daerah yang terdampak peningkatan kasus COVID-19 mengaku siap jika ada perpanjangan PPKM darurat. Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

"Kita siap melaksanakan kebijakan yang diputuskan oleh pemerintah pusat terkait dimungkinkannya perpanjangan PPKM darurat," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (13/7/2021).

Dia menyebutkan, selama pemberlakuan PPKM darurat, DKI Jakarta mulai menampakkan perbaikan. Hal itu terlihat dari semakin menurunnya angka kematian serta angka kesembuhan yang perlahan meningkat.

Meski begitu, pihaknya akan menerima keputusan pemerintah pusat jika perpanjangan PPKM darurat harus dilakukan karena kasus Corona masih tinggi.

"Kalau dirasa masih belum signifikan, kalau memang pemerintah pusat mengambil kebijakan diperpanjang tentu kami dan provinsi DKI akan melaksanakannya dengan penuh disiplin dan tanggung jawab," ujarnya.

Simak Video: DKI Siap Ikut Aturan Pusat Jika PPKM Darurat Diperpanjang

[Gambas:Video 20detik]



(izt/imk)