TDL Batal Naik
Agung: SBY Dengar Suara Rakyat
Kamis, 23 Mar 2006 12:58 WIB
Bali - Tindakan Presiden SBY yang membatalkan kenaikkan tarif dasar listrik (TDL) tahun 2006 banjir pujian. Ketua DPR Agung Laksono mendukung keputusan itu."Kalau TDL tidak naik kami menghargai bahwa pemerintah telah sungguh-sungguh mendengar suara rakyat yang diwakili DPR yang sebelumnya. Kita berharap TDL tidak dinaikkan setelah menyusul audit BPK," kata Agung.Hal ini disampaikan Agung usai membuka acara pertemuan pertama Organisasi Antarparlemen Asean (AIPO) di Hotel Intercontinental, Jimbaran, Kuta, Bali, Kamis (23/3/2006).Pemerintah dinilai telah memenuhi harapan rakyat untuk tidak menaikkan TDL karena rakyat belum pulih benar ekonominya akibat trauma kenaikan BBM."Melihat anggaran yang ada, kami percaya sebagian besar adanya pergeseran dana dan juga upaya efisiensi yang dilakukan PLN dan masyarakat," ujarnya.Soal penambahan subsidi? "Sebelumnya subsidi Rp 17 tiliunt dari defisit Rp 27 triliun sehingga kurang Rp 10 triliun lagi. Kita percaya kalau itu semua bisa di-cover," jelas politisi asal Partai Golkar ini.Agung menilai polemik listrik merupakan kesalahan pemerintah masa lalu karena semua PLN bersumber energi dari BBM. "Kita berharap masa depan diubah ke energi yang lebih murah seperti, panas bumi atau batubara," cetus Agung.
(aan/)











































