DRPD Bandung Tolak Revisi UU, Buruh Sujud Syukur

DRPD Bandung Tolak Revisi UU, Buruh Sujud Syukur

- detikNews
Kamis, 23 Mar 2006 12:48 WIB
Bandung - DPRD Kabupaten Bandung mendukung penolakan revisi UU No 13/2003 tentang Ketenagakerjaan. Sekitar 10.000 buruh yang berdemo di kantor Pemkab Bandung pun langsung sujud syukur. Malah ada yang menangis.Massa buruh ini sebelumnya melakukan long march dari Dayeuhkolot menuju DPRD Kabupaten Bandung di komplek kantor Pemkab Bandung, Jalan Soreang, Kamis (23/3/2006) sekitar pukul 07.00 WIB. Dalam pertemuan tersebut, DPRD Kabupaten Bandung memberikan dukungannya terhadap penolakan revisi UU Ketenagakerjaan. Mendengarkan hal itu, kontan para buruh dari 13 perusahaan tekstil dan garmen berteriak kegirangan.Beberapa buruh juga ada yang terlihat langsung sujud syukur dan meneteskan air mata. Setelah itu, para buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional (SPN) langsung membubarkan diri. Tinggal beberapa orang saja yang masih duduk-duduk melepas kelelahan dan ada yang sedang makan siang.Aksi buruh ini merupakan aksi terbesar di Kabupaten Bandung. Saat ini juga dikabarkan beberapa daerah memberikan dukungan sama, tolak revisi UU Ketenagakerjaan. Contohnya, Kota Bandung, Cimahi, Bogor dan Cirebon.Rencananya sebagian buruh ini juga akan mengikuti aksi susulan pada tanggal 29 Maret 2006 mendatang di depan Gedung Sate untuk menyampaikan aspirasi ke DPRD Jawa Barat. Dan juga mengikuti aksi besar-besaran memperingati Hari Buruh Internasional di Jakarta. "Aksi ini membuat rugi perusahaan. Tapi bagi buruh lebih menyakitkan lagi, termasuk para manajernya jika revisi ini diberlakukan," tegas koordinator aksi dari Serikat Pekerja Nasional (SPN) Sipatex Majalaya, Amir Suryana, kepada detikcom.Akibat aksi buruh ini, sejumlah perusahaan besar di Bandung terpaksa tidak beroperasi. Di antaranya pabrik Panasia, Panapil dan Adetex. (zal/)


Berita Terkait