Diserahkan ke Kejati Bali, Tersangka Bom Bali II Bungkam

Diserahkan ke Kejati Bali, Tersangka Bom Bali II Bungkam

- detikNews
Kamis, 23 Mar 2006 11:50 WIB
Denpasar - Dwi Widiyarto alias Wiwid (34), tersangka bom Bali II, diserahkan ke Kejaksaan Tinggi Bali. Dia puasa ngomong saat dihujani pertanyaan wartawan.Wiwid diserahkan Direskrim Polda Bali Kombes Dewa Bagus Made Suharya di kantor Kejaksaan Tinggi Bali, Jalan Empu Tantular, Denpasar, Kamis (23/3/2006) pukul 11.00 Wita.Wiwid terbalut baju tahanan warna biru donker dengan tulisan "Tahanan Polda Bali" di punggungnya. Pria yang mengenakan kacamata minus dan berjenggot ini bungkam saat dihujani pertanyaan belasan wartawan."Apa Anda siap dihukum mati, siap disidang?" tanya wartawan bersahutan.Namun Wiwid diam seribu bahasa dan terus berjalan tertunduk. Dia mengaku dalam keadaan sehat. "Saya sehat," kata Wiwid singkat saat ditanya mengenai kondisinya saat ini.Selain Wiwid, Polda Bali juga menyerahkan berkas dan barang bukti berupa sepeda motor dan seperangkat alat komputer.Asisten Tindak Pidana Umum Kejati Bali Agoes Djaja mengatakan Wiwid berperan mentransfer rekaman video Noordin M Top tentang propaganda bom Bali II. Transfer rekaman tersebut dilakukan di RM Padang Selera, Semarang 30 September 2005 malam."Yang melakukan syuting seorang tersangka bom Bali yang masih dalam pengejaran bernama Reno. Wiwid juga sempat bertemu Noordin," kata Agoes.Dalam berkas, Wiwid disebutkan ikut menyembunyikan Noordin, mengikuti pertemuan membahas jihad dalam bentuk peledakan bom. Wiwid bersama 2 rekannya sepakat untuk melakukan jihad dengan melakukan aksi peledakan bom bunuh diri.Hukuman MatiSama dengan tiga rekannya yang diserahkan sebelumnya, Wiwid juga dikenakan pasal 6 UU Nomor 15/2003 tentang terorisme dengan hukuman maksimal hukuman mati.Polda Bali sebelumnya menyerahkan ketiga tersangka bom Bali II yakni Abdul Aziz (30), Anif Solchanudin (24), dan Muhammad Cholily (28) diserahkan pada 15 Meret 2006. Bom Bali II meledak 1 Oktober 2005 malam. Bom yang diledakkan di tiga kafe di Kuta dan Jimbaran, menewaskan 27 orang dan ratusan lainnya luka-luka. (aan/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait