1 Tersangka Pembakar Mayat Wanita di Cisauk Terkonfirmasi Positif COVID

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Selasa, 13 Jul 2021 13:48 WIB
Rekonstruksi pembunuhan wanita yang mayatnya dibakar di Cisauk, Tangerang, Selasa (13/7/2021).
Rekonstruksi pembunuhan wanita yang mayatnya dibakar di Cisauk, Tangerang (Rakha/detikcom)
Tangerang -

Polisi mengungkapkan salah satu tersangka pembunuhan wanita SZ (19), yang mayatnya dibakar di Cisauk, Kabupaten Tangerang, terkonfirmasi positif COVID-19. Tersangka DS (20) saat ini diisolasi.

Hal itu diungkap Kapolres Tangerang Selatan AKBP Iman Imanuddin saat menggelar rekonstruksi pembunuhan di Cisauk, Kabupaten Tangerang. Iman menjelaskan alasan pihaknya tidak menghadirkan tersangka DS dalam proses rekonstruksi.

"Kebetulan yang bersangkutan (DS) terkonfirmasi positif COVID-19, sehingga kami isolasi," kata Iman kepada wartawan di lokasi, Selasa (13/7/2021).

Meski begitu, DS tetap mengikuti rekonstruksi secara virtual melalui sambungan video call.

"Dan tadi pada saat pelaksanaan rekonstruksi dengan virtual langsung dengan yang bersangkutan," katanya.


25 Adegan Rekonstruksi

Rekonstruksi digelar di lokasi kejadian di sebuah kebun kosong milik PT CMS di Cisauk, Kabupaten Tangerang. Rekonstruksi dipimpin langsung AKBP Iman Imanuddin dan Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Angga Surya Saputra.

Total ada 25 adegan yang diperagakan oleh tersangka DS dan temannya, US (42). US ikut membantu pembunuhan yang diotaki oleh DS ini.

"Ada 25 adegan. (Pada) adegan ke-15, korban dibunuh," ujar Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Angga Surya Saputra.

Angga mengatakan tidak ada fakta baru yang terungkap selama proses rekonstruksi berlangsung.

"Tidak ada (fakta baru). Semua sesuai dengan apa yang dinyatakan dalam proses penyidikan," katanya.

DS merupakan mantan pacar korban. DS merencanakan pembunuhan karena sakit hati lantaran lamarannya ditolak korban dan keluarga.

DS lalu menjemput korban sepulang kerja pada Kamis (8/7). Di sisi lain, tersangka US sudah mempersiapkan barang-barang untuk membakar korban.

Korban kemudian dibawa ke lokasi kejadian. Setiba di lokasi, korban dibunuh, lalu dibakar.

(mea/mea)