Hujan, Rapat DPR dengan Mendagri, Kapolri, Jaksa Agung Molor
Kamis, 23 Mar 2006 11:17 WIB
Jakarta - Hujan. Itulah alasan yang digunakan anggota Panitia Kerja Gabungan Komisi II dan III saat datang terlambat dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Mendagri M Ma'ruf, Kapolri Jenderal Sutanto, dan Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh. Bahkan, beberapa anggota ada yang nekat absen alias bolos.RDP yang sedianya dijadwalkan pukul 10.00 WIB terpaksa molor karena tidak mencapai kuorum. Padahal tiga pejabat pemerintahan datang tepat waktu dan mereka terpaksa menunggu kehadiran anggota dewan yang terhormat itu. Sejak subuh, Jakarta memang diguyur hujan, merata di semua wilayah. Saat para pekerja mulai beraktivitas, hujan rintik-rintik masih belum terhenti. Dan seperti biasa, hujan sekecil apa pun selalu membuat kemacetan luar biasa. Bahkan saat berita ini diturunkan, kemacetan masih belum terurai di sejumlah titik.RDP yang dipimpin Ketua Komisi III DPR RI Trimedya Panjaitan akhirnya dibuka pukul 10.40 WIB dengan dihadiri 30 dari 50 anggota panja gabungan.Rapat digelar di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (23/3/2006). RDP di DPR membahas kebijakan Pemda dalam penggunaan APBD, penggunaan PP 110/2000 sebagai dasar pemeriksaan anggota DPRD setelah dibatalkan oleh MA, dan proses hukum terhadap pengambilan kebijakan yang dilakukan DPRD dan Kepala Daerah."Rapat kali ini juga membahas persoalan banyaknya anggota DPRD yang diperiksa terkait kasus korupsi," ujar Trimedya. Hingga pukul 11.00 WIB rapat masih berlangsung.
(aan/)











































