Menkes Ganti Dirut RS Sardjito Pascatragedi 33 Meninggal karena Oksigen Habis

Danu Damarjati - detikNews
Senin, 12 Jul 2021 16:38 WIB
dr Eniarti, Dirut RSUP Dr Sardjito yang baru. (Sumber: Situs RSJ Soerojo)
dr Eniarti, Dirut RSUP Dr Sardjito yang baru. (Sumber: Situs RSJ Soerojo)
Jakarta -

Jabatan Direktur Utama (Dirut) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito Yogyakarta mengalami pergantian. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melantik dr Eniarti sebagai Dirut RS Sardjito yang baru.

"Betul, Menkes melantik dr Eniarti sebagai Dirut RSUP Dr Sardjito," kata Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Abdul Kadir kepada detikcom, Senin (12/7/2021).

Pelantikan digelar pada siang tadi pukul 12.00 WIB. Abdul Kadir menepis pergantian Dirut RS Sardjito dilatarbelakangi peristiwa tragedi oksigen habis yang menewaskan 33 orang saat pandemi COVID-19, pada 3-4 Juli lalu.

"Tidak. Ini rotasi biasa di jajaran kita. Ini setiap 3 atau 4 tahun jabatan memang kita harus rotasi," kata Abdul Kadir.

Dia menjelaskan dr Eniarti sebelumnya merupakan Dirut Rumah Sakit Jiwa Prof Dr Soerojo di Magelang, Jawa Tengah. Kini, dr Eniarti menjadi Dirut RS Sardjito di Yogyakarta. Sedangkan Dirut RS Sardjito sebelumnya, yakni dr Rukmono Siswishanto, menjadi Dirut RSJ Prof Dr Soerojo Magelang.

"Jadi ditukar," kata Abdul Kadir.


Dilansir situs Kementerian Kesehatan RI, yakni Sehat Negeriku, pelantikan dilakukan secara virtual, diikuti Wakil Menkes Dante Saksono.

Menkes Budi mengatakan rotasi dan mutasi jabatan merupakan hal yang biasa dalam penyegaran organisasi. Ia mengingatkan organisasi yang dijalankan saat ini di lingkungan Kemenkes tengah menghadapi tekanan yang luar biasa karena adanya peningkatan dari penularan virus COVID-19. Menkes ingin tiga hal dipastikan, yakni pelayanan masyarakat, infrastruktur, dan pembinaan semua tenaga kesehatan.

"Oleh karena itu, titipan saya kepada para Dirut rumah sakit vertikal yang ada di seluruh Indonesia pastikan bahwa kita meluangkan waktu dan tenaga yang cukup untuk mengantisipasi semua masalah yang mungkin terjadi, dan memberikan pelayanan sebaik-baiknya terhadap masyarakat yang berada di sekitar kita," kata Menkes Budi Gunadi Sadikin.

(dnu/tor)