Corona Melonjak, Pemerintah Butuh 3.000 Dokter dan 20 Ribu Perawat

Tim detikcom - detikNews
Senin, 12 Jul 2021 13:52 WIB
Menkes Budi Gunadi Sadikin
Menkes Budi Gunadi Sadikin (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Kasus COVID-19 di Indonesia terus bertambah. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, mengatakan dengan terus bertambahnya kasus COVID-19 itu, kebutuhan akan tenaga kesehatan (nakes) juga meningkat.

Budi pun memaparkan berapa jumlah tenaga kesehatan yang dibutuhkan. Untuk perawat, dibutuhkan 20 ribu tambahan perawat.

"Kita juga memerlukan tambahan dari perawat dan dan juga dokter. Kita sudah mengidentifikasi ada kebutuhan antara 16 sampai 20 ribu perawat," kata Budi dalam konferensi pers virtual, Senin (12/7/2021).

Untuk memenuhi kebutuhan itu, Budi mengatakan, pemerintah akan mengerahkan calon perawat yang sudah lulus uji kompetensi dan di tingkat akhir. Hal ini, lanjutnya, sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi)

"Kita sudah mempersiapkan dan mengidentifikasi tenaga-tenaga perawat yang sudah lulus sekolahnya, sudah lulus juga uji kompetensinya dan masih di tingkat akhir. Atas instruksi Bapak Presiden nanti kami akan bicara dengan Bapak Menteri Pendidikan bagaimana bisa menggerakkan perawat-perawat ini lebih cepat masuk ke praktik," tutur dia.

Kemudian untuk tenaga dokter, Budi mengungkapkan perlu penambahan sekitar 3.000 dokter. Dia mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan ini, pemerintah akan mengerahkan calon dokter yang akan menyelesaikan masa internship tahun ini.

"Mengenai dokter kita juga melihat ada gap sekitar 3.000-an dokter yang harus kita penuhi dengan penambahan kasus ini. Kita juga melihat bahwa dokter-dokter yang akan selesai internship di tahun ini ada sekitar 3.900 jadi kita juga sudah mempersiapkan dokter-dokter tersebut yang baru lulus internship untuk segera masuk," papar Budi.

Vaksinasi Dosis Ketiga

Budi mengatakan, pemerintah juga akan menambah dosis vaksin untuk tenaga kesehatan. Vaksinasi ketiga untuk tenaga kesehatan, kata dia, akan dilakukan segera dengan menggunakan vaksin Moderna.

"Kita menyadari bahwa beberapa perawat dan dokter itu ada yang terkena virus COVID ini dan harus isolasi mandiri. Dan kami di sini sangat prihatin dan akan terus memperhatikan kesehatan perawat dokter dan bidan ini. Dan rencananya akan segera mungkin sesudah kita memfinalisasi diskusi dengan asosiasi dokter, perawat, bidan untuk melakukan vaksinasi ke-3 dengan moderna bagi mereka. Dan akan dimulai secepat-cepatnya untuk melindungi mereka sebagai salah satu garda terdepan kita yang harus kita lindungi," tutur Budi.

Simak video 'Jokowi Ajak Masyarakat Berdoa untuk Atasi COVID-19':

[Gambas:Video 20detik]

(mae/imk)