PLN Siagakan 3.940 Personel untuk Jaga Kelistrikan RS di Jateng-DIY

Erika Dyah - detikNews
Minggu, 11 Jul 2021 19:21 WIB
PLN
Foto: Dok. PLN
Jakarta -

PT PLN (Persero) menyiagakan 3.940 personel di seluruh wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Hal ini dilakukan PLN untuk menyediakan listrik yang andal, khususnya di rumah sakit dan tempat penanganan COVID-19 selama PPKM Darurat di Jawa-Bali.

Untuk itu, Wakil Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo melakukan peninjauan langsung di 2 RS guna memastikan keandalan listrik ini pada Sabtu (10/7). Kedua rumah sakit tersebut antara lain RSUP Dr Sardjito di DIY dan RSUP Dr Kariadi di Semarang.

Darmawan menyebutkan keandalan listrik menjadi salah satu titik kritis dalam optimalisasi pelayanan di tengah pandemi. Ia mengungkap pasokan listrik sejauh ini tidak mengalami masalah, dan komunikasi antara tim rumah sakit dengan PLN pun terjalin dengan baik.

Kendati demikian, ia mengatakan banyak tim teknis di rumah sakit RSUP Dr Sardjito yang terpapar COVID-19. Sehingga, dukungan dari PLN diharapkan.

"Kedatangan kami bisa menjadi simbol kebersamaan, tantangan ini bukan untuk RSUP Dr Sardjito saja tetapi seluruh komponen bangsa ini, termasuk PLN. Semua punya peran masing-masing dan punya satu misi agar bangsa ini bisa menghadapi tantangan yang luar biasa," ungkap Darmawan dalam keterangan tertulis, Minggu (11/7/2021).

Darmawan menambahkan situasi pandemi terkini tim di RSUP Sardjito menghadapi kondisi yang sangat menantang, sebab pasien terus berdatangan. Meski demikian, menurutnya tim dari RSUP Dr Sardjito terus memberikan yang terbaik. Ia pun menyampaikan beberapa hal terkait kelistrikan yang belum tertangani akan turut mendapat dukungan PLN.

Dalam kunjungannya, Darmawan tak lupa mengapresiasi dedikasi jajaran RSUP Dr Sardjito dalam memberikan layanan terbaik di tengah pandemi.

"Dan sekali lagi kami ingin mengucapkan terima kasih kepada tim Sardjito. Kami tersentuh, terharu, dalam perjuangan menangani krisis ini luar biasa. Siang dan malam berjuang dalam kondisi ini memberikan yang terbaik," ujarnya.

Ia menilai tim RSUP Sardjito telah memberikan pelayanan yang terbaik. Untuk itu, menurutnya, tim PLN wajib untuk mendukung dari sisi keamanan keandalan pasokan listrik.

Lebih lanjut, Darmawan memastikan pasokan listrik di Jawa Tengah dan DIY dalam kondisi aman. Saat ini, kelistrikan Jateng-DIY memiliki daya mampu mencapai 6.002 megawatt (MW) dengan beban puncak sekitar 3.960 MW, artinya masih terdapat cadangan daya sekitar 2.042 MW.

Selain kedua rumah sakit yang dikunjungi, lanjut Darmawan, PLN turut siaga mendukung 320 rumah sakit rujukan, di antaranya sebanyak 295 RS di Jawa Tengah dan 25 RS di DIY.

Tak hanya menyiagakan personel, PLN juga memberi dukungan operasional petugas berupa 377 kendaraan roda empat, 35 mobil PDKB, 4 unit UPS, 119 unit trafo mobile, serta 116 genset.

Darmawan mengatakan pihaknya juga menjamin layanan listrik ke masyarakat tidak akan terganggu selama masa PPKM Darurat. Ia menambahkan pegawai PLN yang memiliki tugas kritikal seperti dispatcher, operator, pemeliharaan, penanganan gangguan, regu Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), call center, security, pelaksana dan pengawas proyek di lapangan akan tetap bekerja seperti biasa. Namun, tetap dengan menjalankan protokol kesehatan COVID-19.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Instalasi IPSRS Dr Sardjito, Bambang Untoro turut menyampaikan apresiasi pada PLN.

"Selama ini alhamdulillah, lancar tidak ada masalah, karena kita memang sudah berlangganan premium. Dan ini mohon tetap harus dijaga bersama-sama sehingga di masa pandemi ini pasokan listrik ke rumah sakit kami harapannya akan tetap terjaga dengan baik," kata Bambang.

Bambang juga menyampaikan harapannya terhadap dukungan listrik yang andal bagi rumah sakit, terlebih di masa pandemi yang membuat kebutuhannya semakin meningkat. Ia berharap dukungan ini tak sekadar pasokan listrik semata, tapi juga ada dukungan teknis serta personel bagi RSUP Dr Sardjito.

"Harapan kami, khususnya rumah sakit, karena memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Dan rumah sakit itu sangat tergantung sekali dengan pasokan listrik. Jadi tidak hanya gas (oksigen). Kalau oksigen di rumah sakit itu sebenarnya tidak tergantung listrik. Justru alat medisnya yang sangat tergantung dengan listrik," harapnya.

Hal senada disampaikan Agus Achmadiyanto dari Instalasi IPSRS Dr Kariadi, Semarang. Ia mengatakan pihaknya sudah maksimal dalam bekerja di tengah pandemi dan mendapatkan dukungan yang baik dari PLN.

"Harapan kami PLN tetap siap siaga untuk pelayanan terutama kelistrikan di semua rumah sakit," pungkasnya.

Sebagai informasi, dalam tinjauannya Wadirut PLN turut didampingi oleh General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jateng & D.I. Yogyakarta, M. Irwansyah Putra, dan General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Tengah, Sumaryadi. Kegiatan tinjauan ini diketahui berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

(akn/ega)