Orang Tua Pencuri di Istana Teman Pejabat Sesmil
Rabu, 22 Mar 2006 20:10 WIB
Jakarta -
Air susu dibalas dengan air tuba, demikian kiranya peribahasa yang tepat bagi tersangka pencuri uang di Istana Muhamad Zulfikar (35). Diperlakukan dengan baik oleh para petugas Istana dia malah mengambil uang milik Sekretaris Militer Mayjen TNI Bambang Sutedjo. Zulfikar adalah seorang putra purnawirawan perwira tinggi TNI AL yang berinisial MN."Dia sering ke Istana mondar-mandir karena orang tuanya memiliki teman baik pejabat Sesmil," kata Kapolres Jakarta Pusat Kombes Pol Bambang Hermanu, kepada wartawan di kantornya, Jl Kramat Raya, Jakarta, Rabu (22/3/2006).Menurut Bambang, dahulu MN sering bertandang ke Istana. Saat itu Zulfikar sering ikut, sehingga para petugas Sesmil kenal dengannya. "Sampai terjadinya pencurian Zulfikar sering main ke Istana," ujarnya.Pencuri ini ditangkap kemarin Selasa (21/3/2006) oleh Polsek Gambir yang di backup oleh Polres Jakpus. "Penangkapan dilakukan setelah melalui proses interogasi," ungkap Bambang. Hanya Bambang menyebutkan bahwa pencuri yang tertangkap baru untuk kasus uang milik Sesmil. Sementara dua buah laptop belum ditemukan. "Kami belum dapat laporan soal pencurian komputer jinjing," ujarnya. Seperti diketahui, pada tanggal 1 dan 2 Maret lalu, Istana Kepresidenan kebobolan. Dua laptop milik staf Juru Bicara Presiden Dino Patti Djalal dan Andi Mallarangeng raib dari ruang kerjanya di Lantai 2 Wisma Negara. Belakangan diketahui, selain 2 buah laptop, uang milik Sesmil Presiden Mayjen Bambang Sutedjo juga raib.
(ndr/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































