Round-Up

Kini PPKM Darurat Mulai Merambah ke Luar Jawa-Bali

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 10 Jul 2021 07:07 WIB
Poster
Ilustrasi COVID-19 (Foto: Edi Wahyono/detikcom)
Jakarta -

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat kini tidak hanya di Jawa dan Bali. PPKM Darurat juga akan diterapkan di luar Jawa dan Bali.

Penerapan PPKM Darurat di luar Jawa dan Bali itu akan dimulai pada 11 Juli 2021 mendatang. Ada 15 daerah yang akan menerapkannya.

Berikut daftarnya:

1. Tanjungpinang, Kepri
2. Singkawang, Kalbar
3. Padang Panjang, Sumbar
4. Balikpapan, Kaltim
5. Bandar Lampung, Lampung
6. Pontianak, Kalbar
7. Manokwari, Papua Barat
8. Sorong, Papua Barat
9. Batam, Kepri
10. Bontang, Kaltim
11. Bukittinggi, Sumbar
12. Berau, Kaltim
13. Padang, Sumbar
14. Mataram, NTB
15. Medan, Sumut

Kasus Corona di Luar Jawa-Bali Melonjak

Penerapan PPKM Darurat itu dilakukan lantaran melonjaknya kasus COVID-19 di luar Pulau Jawa dan Pulau Bali. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, ada 19 kabupaten/kota dengan tingkat keterisian rumah sakit (bed occupancy rate/BOR) di atas 65 persen dan capaian vaksinasinya di bawah 50 persen.

"Untuk PPKM darurat di mana level 4, BOR di atas 65 persen, kasus naik signifikan, dan capaian vaksinasi di bawah 50 persen, maka pemerintah mendorong penerapan PPKM darurat," ucap Airlangga, Jumat (9/7/2021).

Aturan PPKM Darurat

Nantinya, 15 daerah luar Jawa dan Bali itu akan mengikuti aturan PPKM Darurat yang sudah diterapkan di Jawa dan Bali. Salah satu aturannya mengenai kegiatan perkantoran. Perkantoran sektor non-esensial wajib bekerja dari rumah atau work from home (WFH) 100 persen.

"Terkait pembatasan yang terkait dengan perkantoran untuk di daerah darurat adalah 100%. Kemudian belajar mengajar ini dilakukan secara daring," kata Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers virtual, Jumat (9/7/2021).

Simak selengkapnya di halaman berikut.

Simak Video: Wanti-wanti Mendagri soal Sanksi Pelanggar Aturan PPKM Darurat

[Gambas:Video 20detik]