RS Lapangan di RSPAD Siapkan 60 Dokter-120 Bed untuk Pasien OTG

Audrey Santoso - detikNews
Jumat, 09 Jul 2021 20:01 WIB
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat meninjau RS Lapangan di RSPAD (Foto: Istimewa)
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat meninjau RS Lapangan di RSPAD. (Foto: Istimewa)
Jakarta -

RS Lapangan yang dibangun di area RS Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Jakarta Pusat (Jakpus) menyiapkan 60 dokter umum dan 120 tempat tidur atau bed untuk pasien tanpa gejala (OTG) COVID-19. Selain itu, RS Lapangan ini dilengkapi 1 ruang ICU, 1 ruang operasi, ruang dekontaminasi, ruang sterilisasi, dapur, toilet, serta laundry sendiri.

"Saat ini semua rumah sakit kekurangan dokter. Kalau hanya OTG saja, mereka hanya bisa isolasi mandiri di rumah masing-masing. Dan dengan menempelnya Rumkitlap RSPAD Gatot Soebroto, maka sekarang kita punya 60 dokter umum yang bisa dibagi menjadi 3 shift," jelas Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Andika Perkasa.

Perkembangan pembangunan RS Lapangan di RSPAD ini dilaporkan Jenderal Andika kepada Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto yang menyidak RSPAD sore tadi, Jumat (9/7/2021).

RS Lapangan di area RSPAD ini dibangun oleh pasukan Yonkes-1/Divif 1 Kostrad. Menanggapi laporan Andika, Hadi menyebutkan keterbatasan tenaga kesehatan (nakes) dan alat kesehatan (alkes) memang jadi kendala di banyak rumah sakit, termasuk RS TNI AD, AL, dan AU. Oleh sebab itu, letak RS Lapangan yang melekat pada RS induk sudah pas.

"Seperti Angkatan Laut dan Angkatan Udara juga seperti itu. Angkatan Udara di RS dr. Esnawan Antariksa, sedangkan Angkatan Laut nempel di rumah sakit Mintohardjo, Kostrad Divisi 2 nempel di Soepraoen, ini juga nempel di RSGS. Jadi sudah pas untuk kondisi saat ini," ucap Hadi.

Tercatat, total ada 770 bed pasien OTG COVID-19 yang disediakan TNI di sejumlah RS lapangan yang dikelola matra AD, AL, dan AU. TNI membangun RS lapangan dalam rangka mengurangi beban rumah sakit di Jakarta yang sudah kewalahan menampung lonjakan jumlah pasien COVID-19.

Simak video 'Airlangga: Kasus Harian Corona RI Naik 43%, Kematian 56%':

[Gambas:Video 20detik]



(aud/mae)