Giliran Aktivis se-Makassar Minta Freeport Ditutup
Rabu, 22 Mar 2006 16:23 WIB
Makassar - Unjuk rasa yang menuntut agar Freeport Indonesia (FI) ditutup terus dilakukan oleh warga Papua yang ada di Sulsel. Bedanya, kali ini mereka bargabung dengan puluhan organisasi kemahasiswaan dan LSM di Makassar. Mereka menamakan diri Solidaritas Makassar Untuk Papua. Unjuk rasa ini dimulai sekitar pukul 11.00 Wita. Para pengunjuk rasa berkumpul di Lapangan Karebosi Makassar, Rabu (22/3/2006). Dari lokasi ini, massa yang berjumlah sekitar 250 orang lalu berjalan kaki menuju Monumen Mandala, Jl Jendral Sudirman, yang jaraknya sekitar 150 meter. Di lokasi ini, para pengunjuk rasa lalu melakukan orasi secara bergantian. "Freeport harus segera ditutup sebelum korban di Papua semakin bertambah banyak," ujar salah seorang pengunjuk rasa saat berorasi. Selain berorasi, para pengunjuk rasa juga melakukan aksi teaterikal di tengah panas teriknya matahari. Mereka membawa keranda yang di atasnya adalah bendera Merah Putih. Hal ini sebagai simbol matinya Indonesia. Akibat aksi ini, aparat kepolisian menutup satu arah di Jl Sudirman. Kemacetan sempat terjadi kendati tidak terlalu parah. Aksi berakhiri sekitar pukul 14.00 Wita. Sejumlah organisasi yang bergabung dalam Solidaritas Makassar untuk Papua antara lain; LBH Makassar, Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND), Forum Mahasiswa Demokratik (FMD), Walhi Sulsel, dan Perkumpulan Rakyat Pekerja (PRP).
(nrl/)











































