Abdillah Toha Kritik Keras Lingkaran Jokowi, NasDem: Kami Fokus Pandemi

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 09 Jul 2021 13:23 WIB
Johnny G. Plate
Johnny G Plate (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Pendiri PAN Abdillah Toha meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) membersihkan orang-orang bermasalah di lingkarannya, mulai politikus korup sampai buzzer yang menyesatkan. Partai NasDem menegaskan Presiden Jokowi saat ini berfokus pada penanganan pandemi COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

"Pak Jokowi dan anggota Kabinet Indonesia Maju saat ini fokus pada penanganan pandemi COVID-19 dan bekerja serius dan keras demi pemulihan ekonomi nasional," kata Sekjen NasDem Johnny G Plate kepada wartawan, Jumat (9/7/2021).

Johnny mengingatkan Abdillah Toha bahwa kritik yang akan dihargai adalah kritik yang konstruktif. Dia pun mengajak Abdillah berkontribusi secara konkret dalam memutus penyebaran Corona di Tanah Air.

"Kritik konstruktif akan sangat dihargai dan bermanfaat. Namun, pada saat yang sama, bangsa memanggil kita semua untuk mengambil bagian secara konkret dan bersama-sama menangani pandemi COVID-19," sebutnya.

Politikus yang menjabat Menteri Komunikasi dan Informatika itu mengingatkan pemerintah telah menjalankan berbagai program sosial untuk membantu masyarakat menghadapi pandemi COVID-19. Johnny menekankan kerja sama seluruh elemen masyarakat menjadi syarat utama yang harus dipenuhi jika ingin Indonesia terbebas dari pandemi Corona.

"Bagi kelompok masyarakat marginal, yang terdampak serius akibat pandemi COVID-19, disediakan berbagai program perlindungan sosial yang jumlahnya cukup signifikan. Pada saat tekanan penerimaan fiskal yang dalam, kebijakan belanja fiskal fokus pada belanja prioritas," tutur Johnny.

"Kerja sama yang kuat antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci suksesnya Indonesia dapat segera keluar dari dan mengakhiri pandemi COVID-19, di mana masyarakat agar terapkan protokol kesehatan 3M secara disiplin, khususnya pada saat PPKM darurat saat ini, dan pemerintah mengoptimalkan tracing, testing, dan treatment," imbuhnya.

Baca kritik Abdillah Toha di halaman berikutnya.