Panglima TNI-Kapolri Tinjau Vaksinasi di Kota Tua hingga Yayasan Al-Mahbubiyah

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 07 Jul 2021 15:46 WIB
Panglima TNI dan Kapolri meninjau vaksinasi massal di Jakarta
Panglima TNI dan Kapolri meninjau vaksinasi massal di Yayasan Al-Mahbubiyah. (ist)
Jakarta -

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hari ini kembali memantau pelaksanaan serbuan vaksinasi di sejumlah titik di DKI Jakarta. Peninjauan dilakukan di sejumlah titik di kawasan Jakarta Utara hingga Jakarta Selatan.

Lokasi vaksinasi massal COVID-19 yang dipantau Panglima TNI dan Kapolri adalah di lantai 5 Mal Evenue PIK, Jakarta Utara. Vaksinasi di titik ini diselenggarakan oleh Yayasan Budha Tzu Chi sejak 17 Mei 2021.

Di lokasi, Panglima TNI dan Kapolri mendapat pemaparan soal pelaksanaan vaksinasi. Ditargetkan ada 300.000 orang yang bisa divaksinasi, dari pelayan publik, lansia, hingga anak usia 12-17 tahun. Hingga 6 Juli 2021, sudah dilakukan vaksinasi terhadap 35 ribu orang.

Stok vaksin yang dipersiapkan di Mal Evenue PIK ini sebanyak 1.500 dosis per hari yang disuplai dari TNI. Vaksin yang diberikan jenis Sinovac. Petugas vaksinator yang dilibatkan sebanyak 24 orang dari Yayasan Budha Tzu Chi.

Panglima TNI dan Kapolri meninjau vaksinasi massal di JakartaPanglima TNI-Kapolri Tinjau Vaksinasi di Mal Evenue PIK (ist)

Panglima TNI dan Kapolri juga melakukan peninjauan vaksinasi di kawasan wisata Kota Tua, Jakarta Barat, tepatnya di samping Museum Wayang. Vaksinasi di titik ini dilaksanakan oleh Polsek Metro Tamansari dan Koramil 01 Tamansari sejak 5 Juli 2021 hingga 9 Juli 2021.

Lokasi vaksinasi di Kawasan Kota Tua ini menargetkan sebanyak 2.000 orang per hari dari masyarakat umum. Pada 5 Juli lalu vaksinasi dilakukan terhadap 757 orang dan sehari kemudian mencapai 1.020 orang. Stok vaksin yang dipersiapkan sebanyak 10.000 dosis jenis Sinovac dari TNI dan Polri.

Panglima TNI dan Kapolri meninjau vaksinasi massal di JakartaPanglima TNI dan Kapolri meninjau vaksinasi massal di kawasan Kota Tua Jakarta (ist)

Petugas vaksinator yang dilibatkan sebanyak 41 orang terdiri dari 15 personel TNI, 13 personel Polri, dan 13 orang dari swasta.

Selain itu, Panglima TNI dan Kapolri meninjau vaksinasi massal di Yayasan Al-Mahbubiyah, Jakarta Selatan. Vaksinasi di titik ini diselenggarakan atas kerja sama PWNU DKI Jakarta dengan Polri mulai 7 Juli 2021 dengan target vaksinasi 750 orang dari warga PBNU Jaksel dan masyarakat umum.

Stok vaksin yang disiapkan dalam kegiatan ini sebanyak 750 dosis jenis Sinovac milik Polri. Petugas vaksinator yang dipersiapkan sebanyak 20 orang dari Polri.

Kepada wartawan usai peninjauan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membeberkan alasannya terus berkeliling meninjau vaksinasi bersama Panglima TNI. Menurutnya, vaksinasi massal harus terus dikejar sesuai arahan dan target yang diberikan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Jenderal Sigit mengatakan, dalam seminggu terakhir telah terjadi penambahan kasus konfirmasi positif harian tertinggi selama pandemi COVID-19. Puncaknya terjadi pada 6 Juli 2021 sebanyak 31.189 kasus. Melihat hal tersebut harus segera dilakukan langkah-langkah extraordinary, termasuk menggencarkan program vaksinasi.

"Kami imbau agar warga masyarakat memanfaatkan waktu yang ada untuk berbondong-bondong datang ke gerai vaksinasi atau ke tempat vaksinasi massal yang disiapkan TNI, Polri, pemerintah daerah, kawan-kawan aktivis, relawan serta para pegiat kemanusiaan," ujarnya.

(hri/fjp)