Jabodetabekjur Lebih Pas Dibanding Megapolitan

Jabodetabekjur Lebih Pas Dibanding Megapolitan

- detikNews
Rabu, 22 Mar 2006 11:54 WIB
Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto menyarankan istilah megapolitan diganti saja dengan Jabodetabekjur (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Cianjur). Alasannya, istilah megapolitan merupakan nama baru yang asing."Sebenarnya kebijakan megapolitan itu kan konsep transportasi untuk Jabodetabekjur. Namanya tidak perlu pakai megapolitan karena esensinya sama," kata Djoko.Hal ini disampaikan dia dalam raker dengan Pansus RUU Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta di Ruang Rapat Komisi I, Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (22/3/2006). Raker itu juga dihadiri Mendagri dan Menkeu.Lebih lanjut Djoko menyatakan, untuk mengatasi persoalan transportasi yang terjadi antara Jakarta dengan daerah di sekitarnya, perlu ada koordinasi yang utuh, sehingga persoalan-persoalan Jakarta dan sekitarnya bisa teratasi."Ada kenyataan terjadinya interdependensi yang kuat antara Jakarta dengan daerah yang lain secara ekonomis-sosial. Karena itu perlu ada kesatuan program dan rencana dalam koordinasi," papar Djoko.Pemimpin daerah Jabodetabekjur pada Selasa 21 Maret melakukan pertemuan dengan Mendagri. Mereka menyamakan persepsi tentang konsep megapolitan. Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso sebagai penggagas konsep ini juga menyatakan bahwa megapolitan hanyalah sebutan, jadi pihaknya akan menggunakan istilah lain. Misalnya saja kawasan Jabodetabekjur. (nrl/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads