Mobil Tahanan Jaksa Salin Rupa untuk Distribusi Tabung Gas Oksigen di Jakarta

Tim Detikcom - detikNews
Rabu, 07 Jul 2021 11:14 WIB
Jakarta -

Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta bekerja sama dengan Pemprov DKI untuk membantu pendistribusian tabung gas oksigen di wilayah DKI Jakarta. Kejaksaan menggunakan mobil tahanan dan mobil barang bukti untuk mengantar-jemput tabung gas oksigen ke rumah sakit.

"Kita melepas mobil tahanan dan mobil barang bukti dalam rangka membantu distribusi oksigen di RS Pasar Minggu dan kegiatan ini kita lakukan di 5 wilayah di 5 kejari yang ada di wilayah kerja Kejati DKI," kata Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta (Kajati DKI Jakarta), Asri Agung, di RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Rabu (7/7/2021).

Selain mobil tahanan dan mobil barang bukti yang mendistribusikan oksigen, ada beberapa mobil truk dari Pemprov DKI yang membantu pendistribusian tabung gas oksigen. Kejaksaan menggunakan mobil tahanan dan mobil barang bukti untuk membantu antar jemput tabung gas oksigen untuk diisi ulang ke rumah sakit.

"Kami mendapat ruang dan waktu kepada Pak Sekda, mudah-mudahan kontribusi yang sedikit ini bisa membantu kemanusiaan, bisa membantu kawan dan saudara kita yang mengalami sakit," ujarnya.

Sementara itu, Sekda DKI Jakarta Marullah Matali menyambut baik dukungan Kejati DKI Jakarta untuk membantu pendistribusian oksigen. Ia mengungkap produsen oksigen sebetulnya kekurangan armada untuk menyalurkan pendistribusian oksigen, dengan adanya bantuan ini akan bermanfaat bagi RS.

"Kita bahu-membahu, hari ini ditunjukkannya dalam bentuk kepedulian mempersembahkan armada yang dimiliki Kejati untuk antar-jemput angkutan. Jadi bantuannya bukan bantuan oksigen, jadi nanti kalau butuh oksigen bukan telpon ke Kejati, bukan, tapi bantuannya adalah armada karena beberapa pemasok oksigen itu kesulitan armada," kata Marullah.

"Nanti kalau rumah sakit misalnya butuh armada antar jemput untuk pengangkutan tabung-tabung oksigen akan dipenuhi oleh berbagai pihak antara lain adalah Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri," ujarnya.

(yld/dhn)