Lurah di Depok Gelar Hajatan Saat PPKM Darurat Jadi Tersangka!

Yogi Ernes - detikNews
Selasa, 06 Jul 2021 18:39 WIB
Lokasi Lurah Gelar Hajatan Saat PPKM Mikro Disegel
Lokasi lurah menggelar hajatan saat PPKM darurat disegel. (Foto: dok. Satpol PP Kota Depok)
Depok -

Kasus dugaan pelanggaran pidana terkait resepsi pernikahan oknum lurah di Depok inisial (S) di masa PPKM darurat memasuki babak baru. Oknum lurah tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka.

Keterangan itu disampaikan oleh pihak Kejaksaan Negeri Depok. Pihak Kejari Depok mengaku telah menerima surat penetapan tersangka Lurah S dari Polres Metro Depok.

"Kami hari ini telah menerima SPDP (surat perintah dimulainya penyidikan) terkait kasus lurah pelanggar protokol kesehatan inisial S dan telah menunjuk jaksa penuntut umum untuk menangani perkara ini. Kita akan segera pelajari terkait kelengkapan formil dan materiil," kata Kepala Kejaksaan Negeri Depok Sri Kuncoro kepada wartawan, Selasa (6/7/2021).

Menurut Sri Kuncoro, dari pemeriksaan sejauh ini, Lurah S dianggap telah melanggar sejumlah pasal terkait resepsi pernikahan di tengah PPKM darurat yang digelarnya. Pasal itu mulai dari UU tentang wabah penyakit menular dan KUHP pidana perihal ajakan melawan petugas.

"Tersangka S disangkakan telah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur pada Pasal 14 UU RI No 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit Menular dan/atau Pasal 212 KUHP dan/atau Pasal 216 KUHP," terang Sri Kuncoro.

detikcom telah menghubungi Polres Metro Depok untuk meminta konfirmasi terkait kabar tersebut. Namun polisi belum memberi respons.

Kasus ini bermula dari beredarnya video seorang lurah di Kecamatan Pancoranmas, Kota Depok, yang menggelar resepsi pernikahan di tengah PPKM darurat. Pernikahan ini dihadiri banyak orang.

Dalam video yang beredar, terlihat tamu undangan berkerumun di dalam tenda resepsi. Mereka berjoget bersama.

Dalam video lain yang beredar, terlihat petugas Satpol PP memberikan garis tanda pada pintu masuk tenda resepsi. Selain itu, para petugas membubarkan kerumunan dan meminta tamu meninggalkan lokasi.

Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Depok Dadang Wihana mengatakan, melalui Satpol PP, pihaknya telah menghentikan kegiatan tersebut. Kegiatan resepsi pernikahan saat PPKM darurat itu digelar oleh seorang lurah di Kecamatan Pancoranmas, Depok.

"Terkait dengan kejadian resepsi pernikahan, Satgas Penanganan COVID Kota Depok oleh Satpol PP sudah turun ke lapangan, sudah melakukan penghentian kegiatan," kata Dadang kepada wartawan, Minggu (4/7).

"Terkait dengan hal tersebut, kita akan segera melakukan pemeriksaan dan akan melakukan BAP terhadap yang bersangkutan," tambahnya.

Simak video 'Luhut Bantah Tudingan Penanganan Covid-19 di RI Tak Terkendali':

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/haf)