Polisi Juga Tangkap Keluarga yang Sembunyikan Terduga Teroris di Babel

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Selasa, 06 Jul 2021 10:26 WIB
Garis polisi, police line. Rachman Haryanto /ilustrasi/detikfoto
Ilustrasi garis polisi. (Rachman Haryanto/detikcom)
Jakarta -

Tersangka teroris yang kabur dari Polda Bangka Belitung (Babel) berinisial AS ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri tadi malam. Selain AS, Densus 88 menangkap 2 orang lainnya yang ikut menyembunyikan AS.

"Iya sekaligus ditangkap 2 orang yang ikut menyembunyikannya. Dibawa ke Polda Babel," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Selasa (6/7/2021).

Ramadhan mengungkapkan 2 orang yang ikut ditangkap itu merupakan keluarga AS. Mereka diduga berasal dari jaringan Jamaah Islamiyah (JI).

"Hubungannya keluarga dan sedang didalami keterlibatannya dalam jaringan JI," tuturnya.

AS sendiri ditangkap tadi malam sekitar pukul 21.30 WIB. AS ditangkap di Kampung Kace, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka.

AS, yang berperan sebagai penyuplai senjata, ditangkap oleh tim Densus 88 serta tim gabungan Reskrim dan Intel Polda Babel.

Sebelumnya, AS (44) yang kabur dari Polda Bangka Belitung (Babel) berhasil ditangkap oleh Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri. AS sempat melarikan diri dari ruang pemeriksaan Mapolda Babel pada Kamis (1/7) dini hari.

"Tersangka teroris yang melarikan diri berhasil ditangkap kembali oleh Densus 88 AT," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Selasa (6/7).

AS awalnya ditangkap setelah dua terduga teroris DS dan SY tertangkap lebih dulu di Jakarta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun detikcom, AS melarikan diri saat berada di ruang pemeriksaan Polda Babel pada Kamis (1/7) dini hari. Kapolda Bangka Belitung Irjen Anang Syarif Hidayat membenarkan terduga teroris jaringan JAD, AS, melarikan diri.

"Ya betul, memang kemarin pada waktu pemeriksaan ini yang bersangkutan melarikan diri dan saat ini dalam pengejaran sekaligus kita pengembangan, karena kan kerja teroris, kerja orang-orang seperti ini tidak kerja sendirian. Pasti ada juga orang-orang sekitarnya," jelas Irjen Anang Syarif Hidayat lewat Kabid Humas Polda Babel, Kombes Maladi, yang diterima detikcom, Jumat (2/7).

AS diduga kabur setelah diinterogasi hingga pukul 02.30 WIB, Kamis (1/7), oleh penyidik dan rencananya pemeriksaan akan dilanjutkan di pagi harinya. Di ruangan tersebut, AS dijaga empat anggota Satgaswil dengan kondisi kaki diborgol menggunakan rantai dan tangan diborgol.

Namun, sekitar pukul 03.30 WIB, anggota yang berjaga mengecek ke dalam ruangan ternyata yang bersangkutan tidak ada di tempat dan borgol rantai sudah lepas tertinggal di lantai. Petugas langsung melakukan penyisiran dan pengejaran yang melibatkan personel Satgaswil, Jatanras, dan Ditintel Polda di sekitar Polda.

CCTV juga sudah dicek dan diketahui yang bersangkutan melarikan diri sekitar pukul 03.00 WIB sesuai jam CCTV. AS disebut keluar melalui jendela dan kabur ke daerah belakang Polda.

Lihat juga Video: Polisi Sita Katana dari Rumah Terduga Teroris di Babel

[Gambas:Video 20detik]




(knv/knv)