Pejabat Daerah Keliling Eropa, Istri Ikut Dong!

Pejabat Daerah Keliling Eropa, Istri Ikut Dong!

- detikNews
Rabu, 22 Mar 2006 08:39 WIB
Palembang - Rombongan istri pejabat Sumatra Selatan tidak mau ketinggalan dalam rombongan Gubernur Sumatra Selatan Syahrial Oesman saat kunjungan dinas ke sejumlah negara di Eropa. Mereka mengaku menggunakan tidak menggunakan biaya negara. "Yang menggunakan biaya dari negara hanya 21 orang. Ke-21 orang ini sudah diberi izin oleh Mendagri," kata Kepala Bappeda Sumatra Selatan Noviarman Kailani, saat jumpa pers di ruang Bina Graha, Kantor Gubernur Sumsel, Jalan Kapten A. Rivai Palembang, Selasa (21/3/2006). Noviarman menjelaskan rombongan yang berangkat ke Eropa sebanyak 21 orang. Biaya yang diambil dari APBD Sumsel dari Pos Promosi Daerah sebesar Rp 437 juta. Sementara biaya para istri yang ikut rombongan ditanggung sendiri. "Tidak benar seperti yang dikabarkan sebanyak Rp 1 miliar," cetus Noviarman. Biaya sebesar itu pun hanya diperuntukan buat biaya tiket pulang-pergi Palembang-Berlin, akomodasi selama di Berlin, sewa pakaian tari serta angkutan alat-alat kesenian di International Turismus Borse (ITB) Expo Berlin, pajak dan fiskal dan uang saku. Sementara, biaya dalam mengunjungi Hongaria, Swiss, Belanda dan Prancis dibiayai oleh perusahaan konsorsium Garvox Hongaria. "Kami menghadiri undangan dari Pemerintah Hongaria, jadi mereka yang menanggung biaya akomodasi kami," imbuh Noviarman. Perjalanan selama 12 hari tersebut diakui banyak membawa hasil, namun yang sudah dapat terukur mungkin berupa penawaran investasi dari pihak Garvox sebesar 300 juta Euro. Dana itu buat investasi di bidang energi. "Mereka akan ke Sumsel pada April mendatang," tandasnya. Ke-21 orang yang dibiayai itu antara lain, Gubernur Sumsel Syahrial Oesman, Ketua Dewan Sumsel Zamzami Achmad, Kepala Bappeda Sumsel Noviarman Kailani, Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel Rahman Zeth, Kadis PU Bina Marga Sumsel Darna Dachlan, Kadis Kesejahteraan Sosial Fadjri Nashir, Kadis Kesehatan Sumsel Syahrul Muhammad, Kadis Kelautan dan Perikanan Sumsel Lukman Nulhakim, dan 10 orang penari, pelatih dan pendamping. (wiq/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads