Ini Kesaksian Istri Dalang Pembunuhan Suami di Jayapura Sebelum Ditangkap

ADVERTISEMENT

Ini Kesaksian Istri Dalang Pembunuhan Suami di Jayapura Sebelum Ditangkap

Muhammad Taufiqqurrahman - detikNews
Senin, 05 Jul 2021 12:11 WIB
Ilustrasi: pembunuhan, mayat, bunuh diri, garis polisi, police line
Foto Ilustrasi Pembunuhan (Thinkstock)
Jayapura -

Virgita Legina Hellu (25) jadi otak pelaku pembunuhan suaminya, Nasruddin alias Acik (44), seorang pengusaha emas di di Jayapura, Papua. Virgita sebelum dijadikan tersangka mengaku kepada polisi juga diserang dengan senjata tajam saat aksi penganiayaan.

"Saat itu saksi sedang tidur dan tiba-tiba terbangun dan melihat korban sudah diancam dengan pisau oleh pelaku (Lidik) sebanyak 4 orang menggunakan kendaraan roda empat namun saksi tidak mengetahui jenis kendaraan yang digunakan pelaku karena gelap," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal dalam keterangannya, Senin (5/7/2021).

Penganiayaan ini dilakukan pada Senin (28/6) lalu, sekitar pukul 21.30 WIT, di Jalan Hanurata Hol Balai Distrik Muara Tami. Nasruddin tewas dalam aksi penganiayaan itu. Kepada polisi, Virgita mengaku sedang tertidur di dalam kendaraan, tiba-tiba terbangun dan melihat suaminya diancam dengan sebuah pisau oleh beberapa orang pelaku.

"Tidak lama kemudian korban disuruh keluar dari dalam mobil dan dimintai barang-barang berharga milik korban, namun korban menolak. Kemudian korban dianiaya oleh para pelaku dengan menggunakan benda tajam dan mengancam saksi untuk diam. Saksi yang melihat kejadian tersebut berusaha melindungi korban yang sudah jatuh tersungkur dengan luka pada leher belakang," kata Ahmad.

Kepada polisi, Virgita mengaku melihat pelaku penganiayaan melarikan diri dengan menggunakan kendaraan roda empat dan menyebut tas miliknya juga diambil oleh para pelaku. Korban saat itu segera dibawa ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan visum.

"Dari hasil visum dari pihak rumah sakit diketahui bahwa terdapat beberapa luka diduga luka bekas benda tajam di sekujur tubuh, kepala, punggung, tangan dan kaki korban," ucapnya.

Ternyata setelah dilakukan pemeriksaan secara mendalam, polisi menyimpulkan bahwa Virgita-lah yang menjadi otak pembunuhan suaminya dan merencanakan kejadian itu dengan seolah-olah terjadi perampokan dan penganiayaan. Virgita dijadikan tersangka bersama pria berinisial M yang tidak lain adalah selingkuhannya.

Kasus ini kemudian terungkap setelah polisi menangkap tersangka M yang merupakan selingkuhan Virgita. M ditangkap di Bandara Sentani pada Sabtu (2/7) saat akan terbang keluar Papua, sedangkan dari hasil pemeriksaan penyidik menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka sesuai Pasal 340 UU KUHP dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Dari laporan yang diterima terungkap, tersangka M memiliki hubungan asmara dengan istri korban. Polisi juga mengamankan Virgita di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Pemeriksaan terhadap Virgita masih terus dilakukan.

Simak video 'Tukang Galon di Sulsel Bunuh Ibu-Anak Berniat Perkosa Korban':

[Gambas:Video 20detik]



(tfq/nvl)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT