Kepala BIN Dituduh Diskreditkan LSM di Papua

Kepala BIN Dituduh Diskreditkan LSM di Papua

- detikNews
Rabu, 22 Mar 2006 06:24 WIB
Jakarta - Tuduhan Kepala BIN Syamsir Siregar bahwa LSM lokal di Papua mengompori insiden Abepura diduga bermaksud mendiskreditkan LSM-LSM di Papua secara keseluruhan. Tuduhan itu harus segera dijelaskan agar tidak menjadi fitnah dan justru menjadi provokasi yang dapat mengesankan keadaan Papua tidak aman."Ada maksud politik tertentu dibalik tuduhan itu. Kerangka berfikir seperti ini adalah cara-cara lama yang masih dipakai untuk tujuan tertentu yang membahayakan perdamaian di Papua," cetus Direktur Eksekutif Lembaga Penguatan Masyarakat Sipil Papua (LPMSP) Budi Setyanto dalam rilis yang diterima detikcom, Rabu (22/3/2006).Semestinya jika BIN memiliki data yang konkrit dan valid harus segera diserahkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti melalui mekanisme hukum yang berlaku. BIN tidak perlu memunculkan pernyataan yang tidak jelas dan sangat tendensius sehingga meresahkan masyarakat terutama akivis LSM."Harus dipahami jumlah LSM di Papua cukup banyak. Tidak semua LSM mempunyai visi dan misi yang jelas. Banyak pihak yang mengatasnamakan LSM untuk kepentingan individu dan kelompok," jelas Budi.Secara prinsip, pihaknya tidak menyetujui penyampaian aspirasi yang dilakukan dengan cara-cara kekerasan dan menganggu kepentingan publik karena hal itu bertentangan dengan demokrasi.Untuk itu LPMSP meminta Kepala BIN segera menjelaskan pernyataannya dan jika memiliki data yang akurat segera dilaporkan agar proses hukum dapat segera dilakukan terhadap para pelaku kerusuhan tersebut. (bal/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads