Krisis Oksigen Berujung Maut, Komisi IX DPR Desak Pemerintah Intervensi

Tim detikcom - detikNews
Senin, 05 Jul 2021 10:30 WIB
Close-up of medical oxygen flow meter  shows low oxygen or an nearly empty tank
Ilustrasi (Getty Images/iStockphoto/Toa55)
Jakarta -

Kelangkaan oksigen di RSUP Dr Sardjito menyebabkan 33 pasien meninggal dunia karena dampak krisis stok oksigen. Komisi IX DPR mendesak pemerintah melakukan intervensi ke produsen-produsen oksigen.

"Kondisi sedang darurat. Oleh karena itu, pemerintah harus bisa memastikan bahwa para produsen tabung oksigen mengalihkan produksinya dari kebutuhan industri menjadi untuk kebutuhan medis," kata Wakil Ketua Komisi IX Charles Honoris kepada wartawan, Senin (5/7/2021).

Charles juga menyarankan pemerintah mengimpor tabung oksigen dan oksigennya jika produsen dalam negeri sudah kewalahan. Dia menyebut nyawa pasien harus diutamakan.

"Apabila kapasitas produksi dalam negeri tidak mencukupi, pemerintah harus bisa mendatangkan oksigen dan tabungnya dari luar negeri. Prioritas utama adalah menyelamatkan nyawa. Oleh karena itu, apa pun harus dilakukan untuk memastikan oksigen medis tersedia," ujarnya.

Selain bicara pasokan oksigen medis, Charles mendorong langkah hukum bagi para penimbun oksigen. Politikus PDIP ini meminta sanksi berat diterapkan bagi para penimbun oksigen medis.

"Di sisi lain, penegakan hukum juga harus dilakukan terhadap pihak-pihak yang menimbun oksigen. Para penimbun di tengah krisis kesehatan seperti sekarang harus diproses hukum dan diberikan sanksi berat," imbuhnya.

Senada, anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay menyebut oksigen harus diprioritaskan bagi rumah sakit di tengah kondisi genting ini. Dia juga mendorong pemerintah mendekati produsen oksigen untuk memastikan alokasi bagi rumah sakit.

"Bisa jadi pemerintah harus mendekati pihak-pihak produsen oksigen sehingga akan kelihatan betul semuanya diprioritaskan kepada kebutuhan medis di rumah sakit-rumah sakit itu," ujar Saleh.

Saleh berharap pemerintah bisa mengatasi kelangkaan oksigen 1 hari ini ke depan. Saleh mengaku mendapat laporan resmi dari RS Muhammadiyah di Yogyakarta yang juga mengeluhkan kelangkaan oksigen.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Saksikan video 'Darurat Oksigen Akibat Lonjakan Pasien Covid-19':

[Gambas:Video 20detik]