Hamid Pernah Rapat Bahas Harga Segel Surat Pilpres
Selasa, 21 Mar 2006 20:52 WIB
Jakarta - Tersangka pengadaan segel surat suara Pemilu 2004, Dirut PT Royal Standard Untung Sastrawidjaya mengaku pernah mengadakan rapat dengan mantan anggota KPU Hamid Awaluddin. Pertemuan itu membahas harga segel surat suara untuk pemilihan Presiden (Pilpres) I dan II."Saya ingatnya pertemuan itu berlangsung tanggal 12 Juni tapi Pak Bakrie (Sekretaris Panitia) ingatnya tanggal 14 Juni," kata Untung usai diperiksa KPK, di Gedung KPK, Jalan Veteran III, Jakarta Pusat, Selasa (21/3/2006).Dalam pemeriksaan ini, anggota KPU Daan Dimara juga diperiksa terkait kasus yang sama. Menurut Untung, pertemuan itu dilakukan di kantor KPU. Dan Daan pun menambahkan, pertemuan itu dilangsungkan di lantai 3 kantor KPU."Di lantai 3 tapi saya tidak ikut pertemuan itu," kata Daan yang saat itu sedang duduk berdampingan dengan Untung di mobil dinas KPK. Sebelumnya, pada pemeriksaan Hamid Awaluddin, Hamid mengaku ada pertemuan pada 12-14 Juni 2004. Namun, Hamid membantah adanya pembicaraan pengaturan harga segel dalam pertemuan itu.
(wiq/)











































