Mahasiswa Cilacap di Yogya Demo

Mahasiswa Cilacap di Yogya Demo

- detikNews
Selasa, 21 Mar 2006 16:02 WIB
Yogyakarta - Puluhan mahasiswa asal Cilacap, Jawa Tengah, yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Cilacap di Yogyakarta (Himacita) menggelar aksi demo. Mereka menyatakan menolak Kota Cilacap yang akan dijadikan sebagai kota industri dan pro investasi.Aksi digelar hari ini, Selasa (21/3/2006) dalam rangka memeringati hari jadi Kota Cilacap yang ke-150. Aksi yang dimulai pukul 10.00 WIB itu diawali dari Tugu Yogyakarta berakhir di perempatan Kantor Pos Besar Yogyakarta di Jl Senopati.Selain orasi, yang menarik dari aksi itu, sepanjang jalan yang dilalui, mahasiswa terus memainkan alat musik calung dan kentongan bambu sehingga menarik perhatian banyak orang. Tidak hanya menyanyikan lagu-lagu yang berisikan kritikan terhadap Cilacap, mereka juga menyanyikan lagu Mars Cilacap Bercahaya dan lagu kebangsaan Indonesia Raya.Semua peserta memainkan alat musik dari bambu. Namun ada beberapa peserta yang membawa poster bertuliskan "Cilacap Not For Sale, PLTU = Polusi, Mau Pilkada Jangan Saling Berkelahi, Cilacap Sarang Koruptor."Koordinator aksi Khotamil Anam dalam orasinya mengecam upaya Pemkab Cilacap yang menjadikan kota itu menjadi kota industri dan pro investasi. Namun kenyataannya, kota yang berada di pantai selatan wilayah paling barat Provinsi Jawa Tengah itu, rakyatnya tidak pernah merasakan kemakmuran dan kesejahtaraan.Berbagai industri baik penanaman modal asing dan nasional dibangun di Cilacap seperti Pertamina Unit IV, pabrik semen Holcim Tbk (Semen Nusantara), pemintalan benang penambangan pasir besi PT Aneka Tambang, PLTU Cilacap dan perusahaan pengalengan ikan. "Semua industri ada di Cilacap, tapi rakyat tetap saja miskin. Banyak yang jadi TKI di luar negeri," kata Anam.Hasil industri itu justru menjadi rayahan dan para elit birokrasi dan para koruptor. Kekayaan alam sudah habis dijarah. Alam sudah rusak karenapenggundulan hutan, sehingga jadi langganan banjir tiap tahun. "Lebih ironis lagi, Cilacap yang menghasilkan aspal itu, justru jalanannya banyak yang rusak dan tak terurus," tegas Anam.Dia juga meminta agar pemerintah Cilacap lebih memperhatikan kesejaheteraan rakyatnya dengan cara meningkatkan subsidi pendidikan dan kesehatan sertamembuka kesempatan kerja yang lebih luas bagi warga Cilacap. "Kami tak ingin, Cilacap jadi jarahan orang-orang tak bertanggung jawab dan hanya memikirkan rebutan kursi bupati," katanya.Dalam aksi yang dikawal oleh aparat Poltabes Yogyakarta itu, massa sempat menggelar aksi orasi di kantor Pertamina Unit Pemasaran IV Yogyakarta di JlMangkubumi. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads