B&L Tidak Tarik ReNu dari Malaysia

B&L Tidak Tarik ReNu dari Malaysia

- detikNews
Selasa, 21 Mar 2006 15:54 WIB
Jakarta - Bausch & Lomb (B&L) menyatakan, pihaknya tidak melakukan penarikan produk pembersih lensa kontak ReNu di Malaysia. Hal ini disebabkan karena tidak adanya bukti ilmiah yang menyatakan bahwa ReNu adalah penyebab dari kasus suspect infeksi mata akibat jamur fusarium yang dilaporkan di Malaysia. Penyelidikan saat ini masih sedang berlangsung secara menyeluruh sementara penyebab infeksi juga masih belum ditentukan. Demikian pernyataan tertulis B&L yang diterima detikcom, Selasa (21/3/2006). B&L menegaskan, pihaknya adalah perusahaan yang bertanggung jawab, berdedikasi selama 153 tahun guna melindungi dan meningkatkan kesehatan penglihatan dan mata pelanggannya di seluruh dunia. "Produk pembersih lensa kontak ReNu tersebar di lebih dari 100 negara di dunia dan perusahaan kami adalah salah satu perusahaan pemilik merek kesehatan yang ternama dan terbaik di dunia. Dengan demikian, kami secara penuh mendukung pejabat dinas kesehatan Malaysia dalam penyelidikan mereka guna menentukan penyebab infeksi dan akan berupaya melindungi kesehatan mata pengguna produk kami, sebagai prioritas utama B&L, termasuk di Indonesia yang menjadi pasar penting bagi kami," papar B&L. B&L menuturkan, sebagian penderita infeksi di Malaysia tidak menggunakan ReNu. "Sangatlah penting untuk dicatat bahwa pejabat dinas kesehatan Malaysia telah mengumumkan bahwa setengah pasien yang didiagnosa dengan infeksi di Malaysia tidak hanya menggunakan produk pembersih kontak lensa ReNu namun juga merek lain," paparnya. Oleh karena itu, urai B&L, pengguna lensa kontak tidak seharusnya langsung menganggap bahwa produk lain lebih aman karena saat ini belum ada bukti ilmiah yang menyimpulkan bahwa ReNu adalah penyebab infeksi. "Hal ini sangat terkait karena dengan ditemukannya kasus infeksi mata akibat jamur fusarium serupa di Singapura, pejabat dinas kesehatan setempat melaporkan bahwa banyak pasien telah lalai dalam penggunaan dan penyimpanan lensa kontak; beberapa dari antara mereka menggunakan lensa kontak yang kadaluarsa atau tidur dengan menggunakan lensa kontak," papar B&L. B&L juga menjamin ReNu aman. Dan sehubungan dengan adanya kejadian infeksi kornea akibat jamur di Singapura, Hong Kong dan Malaysia baru-baru ini, B&L mulai melakukan serangkaian pengujian untuk memastikan bahwa produk kami aman dan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Pengujian menyeluruh telah dilakukan hingga saat ini, menunjukkan bahwa produk lensa kontak ReNu aman dan efektif untuk digunakan apabila sesuai dengan anjuran. Kami berharap dapat memperoleh data lebih lanjut sejalan dengan pengujian kami berikutnya dalam beberapa minggu ke depan.Lalu bagaimana dengan Bausch & Lomb di Indonesia? "Apabila terbukti secara ilmiah bahwa produk kami bermasalah, kami tidak akan ragu untuk mengambil tindakan secara cepat, tepat dan bertanggung jawab," janji B&L Indonesia. (nrl/)


Berita Terkait