FKB Diminta PBNU Jaga Aceh Agar Tak Lepas dari NKRI
Selasa, 21 Mar 2006 15:24 WIB
Jakarta - FKB berkeinginan menjaga amanat PBNU agar Aceh tetap dalam NKRI. Dalam pembahasan RUU Pemerintahan Aceh, FKB akan memperjuangkan amanat itu."Kita dapat masukan dari PBNU dan semua kalangan agar RUU ini tetap dalam kerangka NKRI dan konstitusi kita, serta tidak bertentangan dengan UU yang ada," kata Ketua FKB DPR Ida Fauziah kepada wartawan di Gedung MPR/DPR, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (21/3/2006).Menurut Ida, FKB akan proaktif dalam menyelesaikan RUU ini secepat mungkin. Ini semata-mata untuk memenuhi harapan masyarakat Aceh yang semakin kondusif keamanannya setelah penandatanganan MoU.Terkait Daftar Inventaris Masalah (DIM) yang akan disampaikan FKB kepada pansus, FKB akan mengakomodir masalah pendidikan, kesehatan dan ekonomi.Terkait dengan kedudukan Aceh, imbuhnya, negeri Serambi Makkah itu akan tetap menjadi provinsi, sehingga kebijakan-kebijakan luar negeri harus tetap diputuskan pemerintah pusat. Namun karena Aceh mendapat otonomi khusus, Pemprov Aceh harus dilibatkan dalam pembicaraan perencanaan.Mengenai parpol lokal, FKB mendukung sepenuhnya sebagai bentuk pemberian ruang kepada GAM untuk berpartisipasi. Namun diharapkan parpol lokal ini sampai pada pilkada saja.Rencananya Selasa sore ini, semua fraksi di DPR akan menyerahkan DIM kepada Pansus RUU PA.
(umi/)











































