Round-Up

5 Pesan Anies ke Warga Jakarta Saat Kondisi Kini Darurat

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 03 Jul 2021 08:07 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto: dok. Pemprov DKI)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan pesan Ibu Kota sedang darurat Corona. Dia menyebut Jakarta berada di masa turbulens imbas lonjakan Corona.

Anies menuturkan saat ini kondisi Jakarta dalam keadaan darurat. Berdasarkan data Pemprov DKI, BOR isolasi Corona sudah mencapai 92 persen, sementara ICU di angka 94 persen.

Dia menyebut kondisi di RS bisa kolaps jika di awal Juni kemarin tak ada penambahan kapasitas rumah sakit. Pemerintah juga telah menerapkan PPKM darurat.

Berikut pesan Anies di tengah gentingnya kasus COVID-19:

Jakarta Darurat Corona, di Rumah Saja!

Anies mengatakan saat ini kondisi Ibu Kota sedang dalam keadaan darurat Corona. Dia meminta warga Jakarta tak keluar dari rumah

"Pesan pada seluruh masyarakat Jakarta, bahwa Jakarta sedang dalam keadaan genting, situasi darurat. Semua diminta untuk berada di rumah, tidak bepergian, kecuali ada kebutuhan mendesak dan kebutuhan yang mendasar," ujar Anies di Polda Metro Jaya, Jumat (2/7/2021).

Anies mengatakan, jika tidak ada hal mendesak, warga diminta tetap diminta di rumah. Dia juga beberapa jalan di Jakarta sudah mulai dibatasi keluar-masuknya.

"Akan ada penutupan kampung-kampung, wilayah yang di sana terjadi kasus cukup tinggi biasa disebut zona merah oranye di situ ada pembatasan mobilitas," kata Anies.

Olahraga di Rumah-Kompleks

Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat di DKI Jakarta mulai diterapkan hari ini. Warga Jakarta tidak lagi diizinkan berolahraga di tempat umum pada akhir pekan.

"Sabtu-Minggu masyarakat Jakarta biasa berolahraga. Silakan meneruskan olahraga di rumah, di kompleks, tapi tidak keluar," kata Anies.

Anies menegaskan larangan itu berlaku bagi semua jenis olahraga, termasuk bersepeda. Dia menekankan akan menertibkan warga yang tidak patuh pada pembatasan mobilitas ini.

Anies pun meminta warga tetap tinggal di rumah. Dia menegaskan pembatasan mobilitas ini demi menyelamatkan nyawa warga Jakarta.

"Baik yang bersepeda, baik yang lari, baik yang jalan. Jangan lakukan di jalan-jalan raya. Lakukan itu di rumah, di kompleks. Termasuk yang bersepeda. Kita akan melakukan penertiban. Kalau melanggar, diangkut bersama sepedanya," ujarnya.

Bukan untuk Kosongkan Jakarta

Anies menyebut pembatasan mobilitas warga bukan untuk mengosongkan Jakarta, tapi demi keselamatan masyarakat. Anies meminta seluruh warga Jakarta tinggal di rumah saat PPKM darurat diberlakukan. Terlebih bagi warga yang senang berolahraga pada hari libur.

"Kita ingin anda selamat, ini bukan pembatasan untuk membatasi dan mengosongkan Jakarta, bukan. Ini adalah pembatasan untuk menyelamatkan seluruh warga Jakarta, ini adalah program penyelamatan," kata Anies.

Dia mengatakan akan bertindak tegas bagi orang-orang yang melanggar ketentuan. Anies meminta warga Jakarta memiliki tanggungjawab dengan tetap tinggal di rumah.

"Ambil sikap bertanggung jawab dan sikap bertanggung jawab hari ini adalah mengurangi kegiatan, tinggal di rumah," ujarnya.

Simak video 'Catat! Ini Aturan Keluar-Masuk Jakarta Selama PPKM Darurat':

[Gambas:Video 20detik]