Round-Up

Siap-siap Diangkut Bila Nekat Gowes Keluar Kompleks Saat PPKM Darurat

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 03 Jul 2021 06:42 WIB
Pesepeda keluar jalur di Jalan Sudirman-Thamrin Jakpus, Minggu (20/6)
Foto: Annisa Rizky/detikcom
Jakarta -

PPKM darurat mulai dari 3-20 Juli berlaku hari ini. Bagi warga yang nekat gowes sepeda keluar kompleks, siap-siap diangkut aparat!

Adalah Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya Irjen Fadil Imran yang mewanti-wanti masyarakat untuk menaati ketentuan PPKM darurat, termasuk soal sepedahan. PPKM atau pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat darurat ini bertujuan menekan laju penularan COVID-19 yang tengah menggila di Indonesia.

"Yang hobi naik sepeda saya ingatkan sudah berhenti naik sepeda," kata Fadil di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (2/7/2021).

Fadil menyebut akan menyita sepeda para pesepeda nekat dalam periode PPKM darurat ini. "Nanti sepedanya saya kandangkan selama PPKM darurat kalau nekat naik sepeda," ujar Fadil.

Mantan Kapolda Jawa Timur ini menyebut wanti-wanti tersebut bukan untuk mengekang para pesepeda. Ini, kata Fadil, semata-mata demi mencegah penyebaran virus Corona di masyarakat.

"Saya menolong jiwanya. Lebih baik saya amankan sepedanya daripada orangnya keliaran terpapar COVID atau dia menyebarkan COVID," ujar Fadil.

Perihal peringatan kepada para pesepeda di fase PPKM darurat kemudian dijelaskan lebih jauh oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies menyebut bukan hanya sepeda yang bakal diangkut, tapi pesepadanya juga. Ketentuan ini berlaku jika pesepeda bersepada keluar kompleks.

"Sabtu-Minggu masyarakat Jakarta biasa berolahraga. Silakan meneruskan olahraga di rumah, di kompleks, tapi tidak keluar," kata Anies Baswedan.

"Baik yang bersepeda, baik yang lari, baik yang jalan. Jangan lakukan di jalan-jalan raya. Lakukan itu di rumah, di kompleks. Termasuk yang bersepeda. Kita akan melakukan penertiban. Kalau melanggar, diangkut bersama sepedanya," ujarnya.

Anies meminta warga tetap tinggal di rumah. Dia menegaskan pembatasan mobilitas ini demi menyelamatkan nyawa warga Jakarta.

"Tinggal di rumah. Kita ingin Anda selamat. Ini bukan pembatasan untuk mengosongkan Jakarta. Bukan. Ini adalah pembatasan untuk menyelamatkan seluruh warga Jakarta. Ini adalah program penyelamatan," kata Anies.

Tonton video '3 Instruksi Prioritas Anies di PPKM Darurat':

[Gambas:Video 20detik]



(gbr/aik)