Polisi Cukup, TNI Tidak Tambah Pasukan di Abepura
Selasa, 21 Mar 2006 15:14 WIB
Jakarta -
Setelah insiden berdarah demo anti-Freeport di Universitas Cendrawasih (Uncen), Abepura, Papua, TNI tidak berniat turun tangan. Kasus itu cukup ditangani Mabes Polri."Tidak ada berita baru. Apa yang disampaikan kepolisian, maka saya kira seperti itu. Semua sudah jelas. Untuk pasukan tidak ada penambahan. Dari TNI tidak ada," kata Kapuspen TNI Laksamana Muda Muhammad Sunarto Sjoekronoputra.Hal ini disampaikan dia usai acara lepas sambut jabatan Kapuspen TNI dari Mayjen TNI Kohirin Suganda S di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (21/3/2006).Sunarto menolak membeberkan dugaan keterlibatan LSM internasional dalam rusuh Abepura. "Kita belum dapat memberikan komentar sejauh itu. Masih meneliti. Lagipula mengenai hal itu sudah dijelaskan Menteri Pertahanan," elaknya.Pergantian Kapuspen didasarkan surat keputusan Panglima TNI nomor SKEP/73/II/2006 tanggal 28 Februari 2006 tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan Pati di lingkungan TNI.Selain jabatan Kapuspen, sejumlah pejabat dimutasi adalah 19 orang di jajaran Mabes TNI, 5 orang di jajaran Mabes TNI AD dan 3 di jajaran Mabes TNI AU dan 1 orang di lingkungan Menko Polhukam.
(aan/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































